Disebut Lambat Tangani Kasus Korupsi RSP Boking, Kasat Reskrim :Tidak Sama dengan Pidana Umum

Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH, MH menanggapi santai kritikan yang dilayangkan Araksi dan Pospera Kabupaten TTS terkait penanganan kasus d

Disebut Lambat Tangani Kasus Korupsi RSP Boking, Kasat Reskrim :Tidak Sama dengan Pidana Umum
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH., MH 

LaporanReporter Pos Kupang.Com, Dion Kota

POSKUPANG. COM, SOE - Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH, MH menanggapi santai kritikan yang dilayangkan Araksi dan Pospera Kabupaten TTS terkait penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan RSP Boking.

Dimana, Araksi dan Pospera Kabupaten TTS menilai kinerja penyidik Tipikor Polres TTS lambat dalam menuntaskan kasus tersebut. Padahal, kasus tersebut sudah ditangani sejak Mei 2019 tetapi hingga saat ini penyidik belum mengantongi satu pun tersangka.

BREAKING NEWS: Marak Bom Ikan di Wilayah Perairan Desa Tendakinde Nagekeo

Menurut Jamari, penanganan kasus korupsi berbeda dengan penanganan kasus pidana umum. Kasus korupsi merupakan Kejahatan luar biasa (Extraordinary Crime), sehingga penanganan berbeda.

" Salah, kalau bilang kita lambat. Inikan kasus korupsi, kita harus lihat mulai dari perencanaan, tender hingga pelaksanaannya," ungkap Jamari kepada pos kupang.com, Rabu (15/1/2020) pagi.

Terkait penanganan kasus tersebut dijelaskan Jamari, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dirkrimsus Polda NTT terkait permohonan eksposes bersama BPKP Provinsi NTT. Pihaknya telah mengirimkan surat permohonan eksposes ke BPKP selanjutnya menunggu pemberitahuan dari BPKP guna melakukan ekspos.

" Kita berharap dalam waktu dekat kita sudah bisa melakukan ekspos bersama BPKP sehingga bisa dilakukan dengan perhitungan kerugian negara oleh BPKP," jelas Jamari.

Diberitakan pos kupang.com sebelumnya, Senin (13/1/2020) Pospera Kabupaten TTS dan Araksi Kabupaten TTS menggelar audience bersama DPRD TTS yang berlangsung di ruang Banggar DPRD TTS. Dalam proses audience, Araksi dan Pospera Kabupaten TTS sempat menyentil penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan RS Pratama Boking oleh Polres TTS yang hingga kini belum mengantongi nama tersangka. Oleh sebab itu, kedua Ormas tersebut kompak mendorong Polres TTS untuk bekerja cepat guna menuntaskan kasus tersebut. (din)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved