Paus Emeritus Benediktus XVI Menentang Usulan Pelonggaran Aturan Selibat bagi Pastor

Paus Emeritus Benediktus XVI menentang pelonggaran kewajiban selibat bagi pastor di Gereja Katolik

Paus Emeritus Benediktus XVI Menentang Usulan Pelonggaran Aturan Selibat bagi Pastor
REUTERS
Paus Benediktus (Kanan), yang pensiun pada 2013, mengatakan ia tidak bisa tinggal diam dalam perkara selibat bagi pastor. 

Ternyata Paus Emeritus Benediktus XVI Menentang Usulan Pelonggaran Aturan Selibat bagi Pastor Saat Paus Fransiskus sedang mempertimbangkannya

POS-KUPANG.COM - Paus Emeritus Benediktus XVI menentang pelonggaran kewajiban selibat bagi pastor di Gereja Katolik, tatkala Paus Fransiskus mempertimbangkan untuk membolehkan pria yang sudah menikah menjadi pastor.

Ya, Paus Benediktus XVI membuat pembelaan tersebut dalam buku yang ditulis bersama Kardinal Robert Sarah.

Buku itu terbit sebagai respons pada pertimbangan untuk mengizinkan laki-laki yang sudah menikah untuk ditahbiskan sebagai pastor di wilayah Amazon.

Paus Benediktus XVI, yang pensiun pada 2013, mengatakan ia tidak bisa tinggal diam dalam perkara ini.

Dalam buku itu, Paus Benediktus XVI mengatakan aturan selibat, tradisi yang telah ada dalam gereja selama ribuan tahun, "amat sangatlah penting" karena memungkinkan pastor untuk fokus pada kewajiban mereka.

Pria berusia 92 tahun itu berkata "tampaknya tidak mungkin untuk mewujudkan kedua pekerjaan [kepastoran dan pernikahan] secara bersamaan".

Jarang bagi Paus Benediktus XVI, yang merupakan paus pertama yang mengundurkan diri dalam hampir 600 tahun, untuk campur tangan dalam masalah klerus (kependetaan).

Vatikan belum berkomentar tentang buku tersebut, yang cuplikannya dimuat di surat kabar Prancis Le Figaro, sebelum diterbitkan seutuhnya pada Senin (13/1/2020).

Para pengamat Vatikan terkejut dengan campur tangan Benediktus XVI, menilai bahwa yang ia sejatinya melakukan pelanggaran.

Halaman
1234
Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved