Khazanah Islam

Kamu Wajib Tahu! Puasa Senin Kamis Rukun Puasa yang Wajib Dijalani Hadits dan Keistimewaannya

Kamu Wajib Tahu! Puasa Senin Kamis Rukun Puasa yang Wajib Dijalani Hadits dan Keistimewaannya

Editor: maria anitoda
Tribunnews.com
Kamu Wajib Tahu! Puasa Senin Kamis Rukun Puasa yang Wajib Dijalani Hadits dan Keistimewaannya 

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi no. 747. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan ghorib. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih lighoirihi yaitu shahih dilihat dari jalur lainnya).

2. Hari Diutus dan Diturunkannya Wahyu:

Senin dan Kamis dikenal sebagai hari mulai, makanya Puasa Senin Kamis dianjurkan, karena turunnya wahyu dari Allah dan Rasulullah diutus.

Dari Abu Qotadah Al Anshori radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, lantas beliau menjawab:

3. Dibukakan Pintu Surga Ar Rayan:

Surga Ar Rayyan secara bahasa berarti puas, segar dan tidak haus. Sebab Ar Rayyan ini adalah salah satu pintu di surga dari delapan pintu yang ada, dan Surga Ar Rayyan adalah Pintu Surga yang disediakan khusus bagi orang yang berpuasa

“Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.” (HR. Muslim no. 1162)

“Pintu surga dibuka pada hari Senin dan kamis. Setia hamba yang tidak berbuat syirik pada Allah sedikit pun akan diampuni (pada hari tersebut) kecuali seseorang yang memiliki percekcokan (permusuhan) antara dirinya dan saudaranya. Nanti akan dikatakan pada mereka, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai.” (HR. Muslim no. 2565).

KEISTIMEWAAN PUASA SENIN KAMIS

Puasa Senin Kamis sebenarnya adalah puasa yang tidak terputus karena dimulai dari hari baik Senin dan kemudian disambung kembali pada Hari Kamis, hari yang juga istimewa dalam satu pekan.

Sebagaimana Hadist-Hadist tersebut diatas, tentang Puasa Senin Kamis

Hal ini dijelas dalam Al Hafidz al-‘Aini yang mengatakan:

”Hadis ini bercerita tentang orang yang terbiasa melakukan amal ketaatan kemudian terhalangi (tidak bisa) mengamalkannya karena udzur, sementara niatnya ingin tetap merutinkan amal tersebut seandainya tidak ada penghalang.” (Umdatul Qori, 14/247)

Dan itulah keistimewaan orang yang beriman. Pahala rutinitas amal baiknya diabadikan oleh Allah.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved