Jumorang Pasrah Tidak Melaut karena Gelombang Tinggi di Bagian Utara Flores
sejumlah nelayan tidak berani melaut sebab gelombang mencapai 5 hingga 6 meter dan angin meniup sangat kencang.
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
Jumorang Pasrah Tidak Melaut karena Gelombang Tinggi di Bagian Utara Flores
POS-KUPANG.COM | MBAY -- Gelombang tinggi disertai angin kencang melanda perairan utara Pulau Flores Nusa Tenggara Timur.
Sejumlah nelayan terpaksa tidak bisa melaut dan berharap gelombang cepat kembali normal sehingga mereka bisa kembali melaut.
Nelayan pasrah dan berharap pada alam, secepatnya normal kembali. Malam dan siang hari hanya duduk diam dan gelisah memikirkan penghasilan untuk menghidupkan keluarga mereka.
Jumorang (60) seorang nelayan Nangadhero, mengaku pasrah karena memang tidak bisa memaksa kehendak alam. Alam lagi tidak bersahabat.
"Kalau sekarang tidak bisa melaut. Kami pagi hanya masuk untuk mancing, namun kalau sudah angin kencang tiba kami balik lagi ke pinggir pantai. Jauh dari pinggir pantai hanya setengah jam perjalanan, kalau tidak gelombang dan angin kencang kami masuk sampai jauh dan lama berada ditengah laut," ujar seorang nelayan di Nangadhero Kabupaten Nagekeo, Jumarong (60), Kamis (9/1/2020).
Jumorang mengatakan jika pada malam hari dirinya dan sejumlah nelayan tidak berani melaut sebab gelombang mencapai 5 hingga 6 meter dan angin meniup sangat kencang.
Kata Jumoran, jika musim biasa bisa mendapatkan tangkapan mencapai 20 hingga 30 kilo gram ikan, namun musim gelombang seperti ini tidak mencapai 2 kilo gram ikan.
"Kalau capai 2 kilo susah setengah mati. Ini mau satu bulan gelombang tinggi," ujar Jumorang.
Nelayan lainnya, Marianus mengaku karena gelombang tinggi terpaksa dirinya tak kehilangan ide untuk mendapatkan penghasilan.
• Trafik Data XL Axiata Naik Pesat di Bali, NTB dan NTT
• Sekjen PKS Mustafa Kamal Angkat Bicara Soal Polemik Natuna, Sebut NKRI Tak Ada Istilah Oposisi
Dirinya bersama anggota keluarga berusaha mencari kepiting untuk dijual mendapatkan uang.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)