Bupati Sumba Barat Niga Dapawole Tinjau Jembatan Gantung

Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole meninjau pembangunan jembatan gantung di Desa Wee Libo, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Su

istimewa
TINJAU JEMBATAN GANTUNG -Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole meninjau jembatan gantung di Desa Wee Libo, Kecamatan Lamboya, Selasa (7/1/2020). 

POS KUPANG.COM, WAIKABUBAK -Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole meninjau pembangunan jembatan gantung di Desa Wee Libo, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Selasa (7/1/2020).

Saat meninjau jembatan itu, Bupati Niga Dapawole berharap agar masyarakat memanfaatkannya untuk memperlancar mobilisasi manusia dan barang, terutama pada musim hujan dari desa ke kota dan sebaliknya.

Dengan tingkat mobilisasi yang bagus, demikian Bupati Niga Dapawole, pasar akan bertumbuh dan ekonomi masyarakat dapat meningkat. Untuk itu, warga diminta menjaga jembatan itu sehingga dapat bertahan lama.

Dalam siaran pers yang dikirim Kabag Humas dan Protokol, Ridho Samani dan diterima Pos Kupang.Com, Rabu (8/1/2020),  masyarakat pada umumnya merasa senang dan berterima kasih atas terbangunnya jembatan gantung tersebut, karena sangat membantu mereka, terutama pada musim hujan.

TINJAU JEMBATAN GANTUNG -Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole meninjau jembatan gantung di Desa Wee Libo, Kecamatan Lamboya, Selasa (7/1/2020).
TINJAU JEMBATAN GANTUNG -Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole meninjau jembatan gantung di Desa Wee Libo, Kecamatan Lamboya, Selasa (7/1/2020). (istimewa)

Bapa Angel menuturkan, sebelum adanya jembatan gantung mereka sulit keluar dari kampung atau desa karena banjir harus melewati kali atau sungai. Saat ini dengan terbangunnya jembatan gantung tersebut walaupun hujan banjir mereka tetap beraktivitas dari dan keluar Desa Wee Libo.

Bapa Angel yang tinggal dekat jembatan itu, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang dinahkodai Bupati Niga Dapawole yang telah memperhatikan kebutuhan mereka akan sebuah jembatan.

Impian masyarakat agar bisa beraktivitas di musim hujan agar mudah ke Kota Waikabubak, walaupun musim hujan dan banjir, telah tercapai.

Bapa Angel mengimbau warga lainnya agar selalu memelihara jembatan itu dan memanfaatkannya untuk kegiatan-kegiatan produktif. Masyarakat bisa dengan mudah membawa hasil kebun seperti ubi, pisang, sayur-sayuran, kayu api ke Kota Waikabubak dan menjualnya. Hasilnya bisa digunakan untuk biaya pendidikan anak, perbaikan rumah dan pemenuhan kebutuhan lainnya.

Data dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sumba Barat menyebutkan, jembatan gantung itu sebagai wujud program pembangunan jalan dan jembatan dengan dana bersumber dari DAK Afirmasi senilai Rp 1.574.999.939.68.

Jembatan itu dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV. Flores Indah dengan Konsultan Pengawas PT. Decont Mitra Konsultan dan masa kerja 150 hari kalender.(gem)

TINJAU JEMBATAN GANTUNG -Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole meninjau jembatan gantung di Desa Wee Libo, Kecamatan Lamboya, Selasa (7/1/2020).
TINJAU JEMBATAN GANTUNG -Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole meninjau jembatan gantung di Desa Wee Libo, Kecamatan Lamboya, Selasa (7/1/2020). (istimewa)
Penulis: Petrus Piter
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved