Siswa SD Tenggelam di Penampungan Air

Ini Penjelasan Kapolres Manggarai Timur Tentang Siswa SD yang Tenggelam di Lubang Galian C

Ini penjelasan Kapolres Manggarai Timur tentang Siswa SD yang Tenggelam di lubang galian C

Ini Penjelasan Kapolres Manggarai Timur Tentang Siswa SD yang Tenggelam di Lubang Galian C
ISTIMEWA
Tanto, siswa SD Kelas 4 di Pelus Ara, Desa Golo Lobos, Kecamatan Poco Ranaka, Manggarai Timur, saat digendong ayahnya. 

Ini penjelasan Kapolres Manggarai Timur tentang Siswa SD yang Tenggelam di lubang galian C

POS-KUPANG.COM | BORONG - Korban yang tewas karena tenggelam di lubang galian C yang ada air hujan bernama Yulius Jematu (11).

Korban biasa dipanggil Manto adalah siswa kelas 4 SDN Pelus, Desa Golo Lobos, Kecamatan Poco Ranaka, Manggarai Timur (Matim).

Sekretaris BPBD Ingatkan Warga TTS Waspada Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

Kapolres Matim, AKBP Nugroho Arie Siswanto kepada POS-KUPANG.COM di Borong, Senin (6/1/2020) sore, menjelaskan, siang itu sepulang sekolah korban bersama teman-temannya mau berenang di lokasi galian C yang ada air.

"Ini kejadian anak tenggelam di lokasi penggalian pasir, sepulang sekolah korban bersama dengan teman-temannya mau berenang. Korban karena tidak bisa berenang maka tenggelam.

Saat Natal, Ruangan Kelas SMPN 15 Satar Mese Diterpa Angin Kencang, Ini Dilakukan Camat Satar Mese

"Temannya sempat berusaha menolong tapi tidak berhasil. Kemudian teman-teman yang lain minta bantuan warga. Dengan dibantu oleh warga kemudian korban di bawa ke puskesmas terdekat," ujar Kapolres Nugroho.

Tanto, siswa SD Kelas 4 di Pelus Ara, Desa Golo Lobos, Kecamatan Poco Ranaka, Manggarai Timur tewas tenggelam saat berenang di lubang bekas galian C yang ada tampungan air hujan di Kelurahan Mando Sawo, Kecamatan Poco Ranaka, Manggarai Timur, Senin (6/1/2020) siang.

Tenggelamnya Tanto membuat warga Poco Ranaka dan keluarga geger. Tanto sepulang sekolah dengan temannya mau berenang di lubang galian C yang ada air hujan.

Om Bos, warga Poco Ranaka membenarkan kejadian tersebut.

Ia bahkan menulis di status FBnya Tragis bagi kita yang melihat kejadian ini....seorang anak SD kelas 4...dari Pelus tewas tenggelam setelah mencoba berenang di lokasi air yang tertampung saat hujan di muntung ata.....(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved