Julie Sutrisno Ajak Warga NTT Selalu Pakai Tenun Ikat, Ini Tujuannya
Ketua TP.PKK NTT, Julie Sutrisno mengajak warga NTT untuk selalu memakai busana motif tenun ikat. Pemakaian tenun ikat sebagai bentuk penghargaan terh
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS -KUPANG.COM, Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/KUPANG - Ketua TP.PKK NTT, Julie Sutrisno mengajak warga NTT untuk selalu memakai busana motif tenun ikat. Pemakaian tenun ikat sebagai bentuk penghargaan terhadap budaya NTT.
Julie menyampaikan hal ini saat memberi sambutan pada acara Misa Syukur Natal yang digelar oleh Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) NTT, Sabtu (4/1/2020).
Menurut Julie, motif tenun ikat NTT sangat beragam, oleh karena itu masyarakat NTT harus menghargai sebagai budaya.
• Edson Tavares Resmi Gabung Borneo FC, Sikap Persija Jakarta, Lihat Daftar Pelatih Liga 1 2020
"Saya minta agar kita semua harus selalu pakai busana yang bermotif tenun ikat NTT," kata Julie.
Ketua Dekranasda NTT ini secara spontan meminta agar warga NTT yang hadir dalam setiap acara tertentu harus menggunakan busana tenun ikat.
Saat itu, Julie menyoroti tamu yang hadir mengenakan batik. "Minta maaf, saya harus sampaikan bahwa kita harus pakai motif tenun ikat. Saya lihat banyak yang pakai batik," katanya.
• Ini Sikap Ucapan Victor Igbonefo Usai Direkrut Kembali Persib Bandung, Maung Bandung Incaran Pemain
Julie juga sempat mengomentari paduan suara yang bagus, namun tidak mengenakan busana tenun ikat.
"Jadi saya minta ini menjadi perhatian kita semua. Jika kita memakai tenun ikat maka kita sudah membantu menghidupi usaha kerajinan masyarakat. Kita semua harus bergerak sehingga NTT bisa bangkit dan sejahtera," ujarnya. *)
