Febri Diansyah Tak Lagi Juru Bicara KPK,Lepas Jabatan Setelah 3 Tahun,Firli Bahuri Seut Bukan Mundur

Febri Diansyah Tak Lagi Juru Bicara KPK,Lepas Jabatan Setelah 3 Tahun,Firli Bahuri Seut Bukan Mundur

DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com
Juru Bicara KPK Febri Diansyah 

Febri Diansyah Tak Lagi Juru Bicara KPK, Lepas Jabatan Setelah 3 Tahun,  Firli Bahuri Seut Bukan Mundur

POS KUPANG.COM,  JAKARTA --  Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri merespons langkah Febri Diansyah yang mengakhiri perjalanannya sebagai Juru Bicara (Jubir) lembaga antirasuah.

"Kata siapa mundur?" ujar Firli di lantai 9, Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (26/12/2019).

Firli menganggap, pernyataan Febri yang mengatakan tugasnya sudah selesai sebagai Jubir KPK, bukan sebagai isyarat mundur. "Sebenarnya bukan mundur, memang Jubir itu kosong. Itu saja, enggak ada mundur," katanya.

Sebelumnya, Febri menyatakan tugasnya sebagai Jubir KPK sudah selesai. Hal ini menyusul wacana pimpinan KPK 2019-2024 yang akan mencari sosok Jubir baru untuk lembaga antirasuah itu.

"Per hari ini tugas saya sebagai Juru Bicara KPK sudah selesai," kata Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (26/12/2019).

Febri menyatakan telah bertemu dan berdiskusi dengan para pimpinan KPK mengenai tugasnya sebagai Kabiro Humas sekaligus Jubir KPK. Ia menyebut memang ada perubahan dalam Peraturan KPK No 3/2018 yang menyebutkan ada pemisahan antara jabatan Kepala Biro Humas dan Juru Bicara.

Ketua KPK Firli Bahuri mengikuti upacara pelantikan Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/12/2019). Presiden Joko Widodo melantik lima pimpinan KPK periode 2019-2023 yakni Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango dan Nurul Ghufron.
Ketua KPK Firli Bahuri mengikuti upacara pelantikan Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/12/2019). Presiden Joko Widodo melantik lima pimpinan KPK periode 2019-2023 yakni Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango dan Nurul Ghufron. (KOMPAS.com/ANTARA FOTO/AKBARr NUGROHO GUMAY)

"Saya sudah melaksanakan tugas dan fungsi juru bicara sejak Desember 2016. Sekitar tiga tahun. Saya kira dengan pernyataan kolektif pimpinan kemarin dan sudah saya pastikan juga tadi dengan bertemu pimpinan, maka perjalanan saya sebagai Juru Bicara KPK sudah sampai di penghujung jalan," tuturnya.

Presiden Jokowi Wacakan Gaji Bulanan Karyawan Menjadi Upah Per Jam, Atur Ulang Rekrutmen dan PHK

Syahrini Diramal Alamai Masalah Rumah Tangga Hingga Keuangan yang Menurun,Istri Reino Barack Bingung

Ramalan Zodiak Besok, Jumat 27 Desember 2019: Gemini Hari Baik Menunggu, Scorpio Merasa Kesepian

Selanjutnya, Febri mengatakan dirinya tetap menjalankan tugas sebagai Kepala Biro Humas KPK.

"Saya akan fokus dan lebih maksimal menjalankan tugas sebagai Kepala Biro Humas. Interaksi kita masih ada, tapi dalam konteks yang berbeda," ujar Febri.

Ia pun menyampaikan permohonan maaf jika ada kekeliruan selama menjabat sebagai Juru Bicara KPK. Febri berharap Juru Bicara KPK berikutnya tetap mampu menjaga keterbukaan informasi KPK.

"Harapannya, siapa pun yang menjadi Juru Bicara KPK, siapa pun yang mengisi posisi ini, saluran komunikasi publik sebagai sarana pertanggungjawaban KPK terhadap masyarakat, kami harapkan tetap menjadi konsep berpikir yang clear," kata Febri.

"Karena ketertutupan hanya akan menghasilkan potensi-potensi penyimpangan-penyimpangan baru," tutupnya. (kontan)

Editor: Alfred Dama
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved