Berita Pendidikan
Siswa SMA Arnoldus Janssen Siap Berkompetisi, Meski Baru Enam Bulan Berjalan
Siswa SMA Arnoldus Janssen Tuak Daun Merah TDM Kupang siap berkompetisi, meski baru enam bulan berjalan.
Penulis: Paul Burin | Editor: Apolonia Matilde
POS-KUPANG.COM|KUPANG - Para siswa dan siswi yang mengenyam pendidikan pada SMA Santo Arnoldus Janssen, Tuak Daun Merah (TDM) Kupang, telah siap untuk mengikuti berbagai kompetisi baik di Kota Kupang maupun di tingkat Provinsi NTT.
"Meski sekolah ini baru enam bulan berjalan, para siswa dan siswi sudah kami gembleng. Para guru pun siap memberi yang terbaik bagi anak-anak didik," kata Kepala SMA Santo Arnoldus Janssen TDM Kupang, Pater Drs. Petrus Salu, SVD, MA, ketika memberi sambutan saat pembagian rapor di sekolah itu, Senin
(23/12/2019) siang.
Pater Piet demikian panggilan Petrus Salu, mengatakan, tekat ini tidak main-main. Sekolah ini siap untuk "berperang."
• Kritik Soal Ekspor Benih Lobster, Susi Pudjiastuti Malah Difitnah di Twitter, Dituduh Jadi Mafia
Anak-anak didik kata dia, sudah menjalani persiapan dan sudah mengikuti sejumlah lomba. Hasilnya, sungguh membanggakan.
Magister jebolan dari Filipina itu menyebut, pada lomba pidato tingkat SMA/SMK Katolik se-Keuskupan Agung Kupang bulan Oktober 2019 bertema Ecobrick, Wanda Wangge, siswi kelas X MIPA meraih juara satu.
Wanda juga meraih juara dua lomba pidato Bahasa Indonesia tingkat SMA/SMk swasta se-NTT serta masuk pada final story telling.
Selain Wanda, Regina Ero Sura, Anita Leros, Imel da Costa meraih juara dua lomba cerdas cermat bahasa Inggris tingkat SMA/SMK Katolik se-Keuskupan Agung Kupang.
Anita Leros juga keluar sebagai juara tiga lomba solo tingkat SMA/SMK se-NTT.
• Ramalan Shio 2020 Terlengkap Shio Tikus Kurang Uang Shio Kuda Banyak Saingan Shio Ayam Unjuk Gigi
Sedangkan Yuliana Ririn Sait, Yelisin Naimanu, Godeliva Unbanu, Lusia Toinjaas, Anjelina Abur, Anjelina Poly, Theresia Tameon mengikuti olimpiade Bahasa Jerman.
Dari beberapa peserta ini Ririn Sait meraih juara tiga. Begitu pula Hendrikus Kumanireng, Daniel Soge dan Angelina Boyal mengikuti cerdas cermat Bahasa Indonesia sampai ke semi final.
"Melihat capaian-capaian ini ternyata anak-anak bisa berkompetisi," kata Pater Piet sembari meminta mereka untuk terus giat belajar demi menghadapi kompetisi hidup yang sungguh ketat itu.
Jika anak tak memersiapkan diri dengan baik, maka dalam perjalanan akan tergilas atau terbuang oleh persaingan itu.
Pada saat itu juga beberapa siswa/siswi tampil mempresentasikan kegiatan ekstrakurikuler berupa terjemahan bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia dan sebaliknya yang dipandu langsung oleh guru Bahasa Inggris, Maria Welybroda Pukan, S.Pd.
• Intip Ramalan Zodiak Jumat 27 Desember 2019 Aries Ngambek Scorpio Kecapean Pisces Gosipin Mantan
Juga presentasi siswa/siswa yang membaca dan meringkas buku dipandu oleh Yohana Betriskal Ndang, S.Pd, Kepramukaan oleh Yuliana Selvia Eko, M.Pd, Ecobrick oleh Maria Aventina Namput, S.Pd.
Wakasek Kurikulum, Yakobus F Kumanireng, S.Pd dan dan Guru Bimbingan Konseling (BK), Maria Rosmiati Kotan, S.Pd, juga memberi banyak informasi bagi orangtua dan anak-anak.
• Penasaran Dimana Pihak Rumah Sakit Membuang Limbah Berupa Potongan Bagian Tubuh? Ini Jawabannya
Wali Kelas X IPS, Maria G Jelinda, S.Sos. Maria mengatakan, anak-anak di kelas IPS memiliki kemampuan yang bagus.
Beberapa kekurangan akan dibenahi pada semester mendatang. (pol)