Ini Keluhan Masyarakat Saat Ketua Komisi III DPRD Nagekeo Antonius Moti Reses
Ini keluhan masyarakat saat Ketua Komisi III DPRD Nagekeo Antonius Moti Reses
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
Ini keluhan masyarakat saat Ketua Komisi III DPRD Nagekeo Antonius Moti Reses
POS-KUPANG.COM | MBAY - Ketua Komisi lll DPRD Nagekeo, Antonius Moti berjanji bakal memperjuangkan kepentingan masyarakat yang menjadi keluhan.
Komitmen itu disampaikan Anton saat mengadakan Reses ke ll di Dusun 05, Lingkungan Lego, Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.
• Raimundus Gaa: Irigasi Tetes Sangat Membantu Petani Kelompok Tani Ngusa Ngema
"Saya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Aeramo, khususnya warga Lingkungan Lego yang sudah mempercayai saya untuk duduk di kursi DPRD Nagekeo sebagai penyambung aspirasi masyarakat," ujar Anton, Senin (23/12/2019).
"Pertama-tama saya secara pribadi ucapkan limpah terima kasi kepada seluruh warga yang sudah memilih saya sebagai anggota DPRD periode 2019-2024, saya siap bekerja maksimal untuk masyarakat yang memilih saya dan masyarakat yang tidak memilih saya. Semuanya tanpa terkecuali," sambung Anton.
• Kelompok Tani Ngusa Ngema A Panen Cabai Organik, Usulkan Mesin Olah Cabai Jadi Tepung
Anton meminta agar masyarakat untuk bisa langsung mengusulkan apa saja yang menjadi kebutuhan dan keinginan serta kebutuhan warga.
Ia mengatakan APBD Kabupaten Nagekeo tahun anggaran 2020 sudah ditetapkan dirinya berjanji akan Ia perjuangkan, sehingga bisa terealisasi di anggaran perubahan.
"Untuk usulan bapak mama malam saya akan perjuangkan di anggaran perubahan, kalau tidak bisa berarti tunggu 2021, karena APBD 2020 sudah ditetapkan" ujar Anton.
Saat reses, Anton Moti banyak mendapatkan keluhan dari masyarakat setempat, diantaranya keluhan soal air bersih, perumahan layak huni, akses jalan tani dan berbagai keluhan lainya.
Warga Aeramo, Rafael Reo meminta DPRD Nagekeo untuk memperjuangkan jalan tani.
"Kalau saat ini yang paling dibutuhkan adalah pembangunan jalan inspeksi pertanian menuju lahan sawah, kalau bisa bapak perjuangkan untuk bisa dianggarkan tahun 2020 ini," ujar Rafael.
Rafael mengatakan jika jalan inspeksi saat ini sangat dibutuhkan, karena merupakan akses satu satunya bagi puluhan petani untuk bisa lebih mudah mengangkut hasil panen.
"Kalau sudah ada jalan inspeksi petani bisa lebih mudah angkut hasil panen, kalau sudah ada jalan berarti bisa pakai motor atau mobil," sebut Rafael. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ini-keluhan-masyarakat-saat-ketua-komisi-iii-dprd-nagekeo-antonius-moti-reses.jpg)