Ternyata Menteri Erick Thohir Terima Laporan soal Dugaan Penyelewengan Dana CSR Garuda

Ternyata Menteri Erick Thohir terima laporan soal dugaan penyelewengan Dana CSR Garuda Indonesia

Ternyata Menteri Erick Thohir Terima Laporan soal Dugaan Penyelewengan Dana CSR Garuda
KOMPAS.com/SHUTTERSTOCK/EXPOSE
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia 

Ternyata Menteri Erick Thohir terima laporan soal dugaan penyelewengan Dana CSR Garuda Indonesia

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) mendapatkan laporan dari masyarakat terkait dugaan penyelewengan dana corporate social responsibility ( CSR) Garuda Indonesia.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, saat ini pihaknya bersama komite audit tengah menelusuri kebenaran laporan tersebut.

Nasabah Jiwasraya Mengaku Kecewa Tak Menemui Perwakilan Erick Thohir

"Kami tanyakan soal kebenaran apakah benar ada dana CSR yang ditujukan kepada Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) untuk proses pemilihan pimpinan atau apa," ujar Arya di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Arya menambahkan, berdasarkan laporan tersebut ditemukan bukti transfer sebesar Rp 50 juta dari Garuda Indonesia ke IKAGI. Transaksi tersebut dilakukan pada 17 September 2019 lalu.

"Kita tanya ke teman-teman di Garuda kenapa bisa seperti itu. Dana CSR (BUMN) kan seharusnya keluar, bukan untuk internal," kata Arya.

Pemerintah Tambah Kapal Bantu untuk Proses Embarkasi Penumpang Kapal Pelni di Pelabuhan Lewoleba

Arya menuturkan, jika terbukti, pihak-pihak yang terkait bisa dikenakan sanksi. Namun, dia mengatakan sanksi tersebut sesuai aturang yang berlaku di internal Garuda Indonesia.

"Yang pasti bukan ke ranah hukum, itu kan enggak digunakan untuk pribadi, bukan penggelapan oleh penanggung jawab, tapi diberikan kepada yang tak tepat. Sanksi administrasi mungkin," ucap dia. (Kompas.com/Akhdi Martin Pratama)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Erick Thohir Terima Laporan soal Dugaan Penyelewengan Dana CSR Garuda",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved