Pemerintah Tambah Kapal Bantu untuk Proses Embarkasi Penumpang Kapal Pelni di Pelabuhan Lewoleba

Pemerintah tambah kapal bantu untuk proses embarkasi penumpang kapal Pelni di Pelabuhan Lewoleba

Pemerintah Tambah Kapal Bantu untuk Proses Embarkasi Penumpang Kapal Pelni di Pelabuhan Lewoleba
POS KUPANG.COM/RICKO WAWO
Kementerian Perhubungan Ditjen Perhubungan Laut, Kepala Kantor Unit Penyelenggaran pelabuhan Kelas II Larantuka, Marine Inspektore dan pemilik sedang meninjau lokasi bangkai KM Shimpo 16 yang tenggelam di Pelabuhan Laut Lewoleba, Selasa (17/12/2019) siang. 

Pemerintah tambah kapal bantu untuk proses embarkasi penumpang kapal Pelni di Pelabuhan Lewoleba

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Pemerintah akan menambah kapal bantu untuk melakukan proses embarkasi penumpang Kapal PT Pelni di Pelabunan Lewoleba akibat dari belum dievakuasinya bangkai KM Shimpo 16 yang tenggelam beberapa waktu lalu.

Penambahan kapal ini dilakukan karena penggunaan satu kapal bantu saja yakni KM Ganda Nusantara 33 dinilai terlalu memakan waktu dalam proses embarkasi penumpang ke pelabuhan.

Liga 3 Nasional : Manajer PSN Ngada Bantah Mainkan Pemain Tidak Sah

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Kupang, Aprianus Hangki mengatakan berdasarkan hasil evaluasi embarkasi penumpang KM Bukit Siguntang yang memakan waktu sampai 13 jam, pemerintah tetap berupaya supaya proses naik-turun penumpang di pelabuhan Lewoleba tidak terlalu lama.

Oleh karena itu, pemerintah akan menambah dua kapal yaitu Ganda Nusantara 12 dan Ganda Nusantara 20 untuk membantu proses embarkasi kapal penumpang PT Pelni di Pelabuhan Lewoleba. Jadi akan ada tiga kapal bantu yang akan membantu penumpang turun dan naik di pelabuhan.

Bupati Sikka Kewalahan Pasang Tanda Jabatan 32 Kepala Desa Baru, Ini Penyebabnya

"Kapasitasnya sama yakni GT 93, ini kapal-kapal baru. Kami juga akan memberikan masukan kepada pimpinan terkait langkah-langkah di lapangan," ungkapnya saat ditemui di sela-sela peninjauan bangkai kapal di Pelabuhan Laut Lewoleba, Selasa (17/12/2019).

Dia meminta pengertian baik penumpang karena mereka pasti akan merasa tidak nyaman saat embarkasi dilakukan dengan kapal bantu untuk bisa sampai ke pelabuhan.

Lebih lanjut dia menambahkan bahwa akan ada empat kapal PT Pelni yang akan tiba di Lewoleba dalam waktu dekat yaitu KM Umsini akan tiba pada 20 Desember 2019, KM Bukit Siguntang akan tiba pada 22 Desember 2019, KM Sirimau akan tiba pada 26 Desember 2019 dan KM Lambelu tiba pada 29 Desember 2019.

"Kami memahami kondisi itu, kami akan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat bagaimana sisi keselamatan dan kenyamanan di Lewoleba bisa terjamin semua," ujar Hangki seraya menambahkan kalau Kapal Pelni masih bisa melayani rute Lewoleba tanpa harus pindah rute ke Larantuka.

Pemerintah melalui Dirjen Perhubungan Laut, lanjutnya, juga menaruh perhatian lebih supaya aktivitas pelabuhan bisa kembali normal lagi.

Halaman
12
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved