Gelombang Capai 2,5 Meter, Perahu Nelayan Waspada! Empat Perairan di Wilayah Sumba Berpotensi
Waspada!, berdasarkan prakiraan BMKG, Jumat (13/12/2019) hari ini sampai pukul 20.00 Wita di empat wilayah perairan di wilayah Perairan Sumba, NTT me
Penulis: Robert Ropo | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM | WAINGAPU----Waspada!, berdasarkan prakiraan BMKG, Jumat (13/12/2019) hari ini sampai pukul 20.00 Wita di empat wilayah perairan di wilayah Perairan Sumba, NTT mencapai 2.5 meter.
Kepala Stasiun Meteorologi UMK Waingapu, Elias Limahelu menyampaikan itu di group WatsApp Info BMKG Sumba dan Forum PRB Sumba Timur, Jumat (13/12/2019) pagi.
• Asisten Pelatih Maung Bandung NIlai Penampilan Pemain Persib Bandung Kurang Konsisten, Penjelasan
Elias menjelaskan empat wilayah perairan itu yakni perairan Laut Sawu bagian utara dan Laut Sawu bagian Selatan dimana untuk hari ini dari pukul 08.00 sampai 20.00 Wita potensi tinggi gelombang dari 1.25-2.5 meter. Potensi tinggi gelombang untuk besok hari, Sabtu (14/12/2019) dari pukul 08.00 sampai 20.00 Wita juga sama dari diprakirakan dari 1.25-2.5 meter.
• Laga Perdana Liga 3 Nasional Ngada Libas Lumajang 3 Gol Tanpa Balas
Potensi tinggi gelombang yang sama juga di prakirakan di wilayah perairan Samudera Hindia Selatan NTT dan Selata Sumba Bagian Barat diprakirakan hari ini dari pukul 08.00 sampai 20.00 Wita 1.25-2.5 meter. Prakiraan potensi tinggi gelombang untuk besok hari di perairan ini dari pukul 08.00-20.00 Wita juga sama dari 1.25-2.5 meter.
Sedangkan potensi tinggi gelombang di Selat Sumba bagian Timur hari ini dari pukul 08.00-20.00 Wita diprakirakan BMKG, dari 0.5-1.25 meter. Begitu juga dengan potensi tinggi gelombang untuk besok hari dari pukul 08.00-20.00 Wita juga sama diprakirakan dari 0.5-1.25 meter.
Pihak Stasiun Meteorologi UMK Waingapu juga memberikan catatan pada laporan itu, dimana kondisi gelombang laut dari 1.25 meter berbahaya bagi perahu nelayan, gelombang 2-3 meter berbahaya bagi perahu nelayan dan kapal Tongkong, dan 3-4 meter berbahaya bagi perahu nelayan, kapal tongkong, dan kapal ferry, serta tinggi gelombang mencapai 4 meter membahayakan bagi semua kapal. (*)
