Lihat Tulis Pesan Berdarah di Dinding di Kamar dari Pelaku Pembunuhan Perempuan Cantik 4 Fakta

Terjadi pembunuhan sadis, yang diketahui kasus pembunuhan sadis tersebut mendera seorang wanita cantik di Medan.

Editor: Ferry Ndoen
shusterstock
ilustrasi: seseorang hendal menikam pakai pisau 

POS KUPANG.COM-- Terjadi pembunuhan sadis, yang diketahui kasus pembunuhan sadis tersebut mendera seorang wanita cantik di Medan.

Seorang wanita cantik dibunuh secara sadis di Medan ini, terjadi di sebuah kamar indekos wanita cantik tersebut.

Bahkan pelaku pembunuhan wanita cantik di Medan, sempat menulis pesan berdarah di dinding kamar indekos wanita cantik tersebut.

Diketahui, identitas wanita cantik dibunuh di indekos di Jalan Punak, Kelurahan Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara, tersebut bernama Alung Harahap alias AH (25).

Alung Harahap ditemukan dalam kondisi bersimbah darah, lantaran penuh luka sayatan di leher sebelah kanan dan ada bekas luka benturan di kening bagian atas, pipi, dan kaki.di kamar kosnya.

Mengutip TribunMedan.com, diduga kuat korban dibunuh menggunakan cutter yang ditemukan di lokasi.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), dari badan korban ditemukan sayatan di leher sebelah kanan dan ada bekas luka benturan di kening bagian atas, pipi, dan kaki.

Berikut 4 fakta pembunuhan wanita cantik Alung Harahap di Medan:

1. Penghuni Baru di Kos

Menurut seorang penghuni kos-kosan bernama Anasril Mendrofa, korban belum lama tinggal di kos-kosan Hj Ery Elisa.

"Dia paling baru dua-tiga bulan ngekos di sini," ujar Anasril dikutip dari TribunMedan.com.

Menurut Anasril Mendrofa, dia dan teman kos yang lainnya tidak ada yang mengetahui pekerjaan AH.

Alung Harahap, korban pembunuhan di Medan. (TRIBUN MEDAN)
"Kerjanya enggak jelas, kami satu kos-kosan tidak ada yang tahu dia kerjanya apa," terang Anasril.

Anasril menuturkan, dirinya dan korban hanya bertemu saat sedang belanja di warung depan kos-kosan.

"Saya sama korban kenal-kenal gitu saja. Bertemu cuma pas dia belanja di warung depan kos-kosan," tuturnya.

2. Korban Aktif di Facebook

Pada laman media sosial Facebook-nya, AH sering memposting foto serta membuat status.

Diketahui sebelum ditemukan tewas, AH sempat beberapa kali mengunggah status di Facebook.

Dalam status Facebook yang diunggah AH pada 18 November 2018 pukul 08.08 WIB, AH menulis dia akan pergi untuk menyembuhkan diri.

"Aku pergi untuk menyembuhkan diri. Dari yang terlihat dan maupun yang tidak. Makasih ya," tulis AH.

Empat hari sebelum ditemukan tewas, pada Minggu 1 Desember 2019, AH kembali membuat status di laman Facebook-nya.

"Jangan buat rasa percayaku jadi rasa benci. Kalau aku udah benci ntar aku pergi dan kau baru tahu artinya," tulisnya.

3. Pelaku Menulis Pesan di Dinding

Setelah membunuh AH di kamar kos-kosannya, pelaku sempat menggoreskan kata-kata tentang keresahan di dalam dinding kamar.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan, pelaku sempat menulis kata-kata di dinding kamar korban menggunakan darah.

"Beberapa barang bukti banyak ditemukan termasuk tulisan-tulisan tangan dari pelaku.

Pelaku membuat tulisan tangan di dinding menggunakan darah dan sebagainya," kata Dadang dikutip dari TribunMedan.com.

Dadang mengungkapkan, goresan tangan di dinding berupa tulisan-tulisan tentang kesedihan.

Tulisan tersebut menjadi satu di antara alat bukti lain untuk mengamankan pelaku.

4. Pelaku Menghilangkan Jejak

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Eko Hartanto mengungkapkan seusai menjalankan aksinya, pelaku diduga sempat berusaha menghilangkan jejak.

Pelaku menghilangkan jejak dengan cara mencuci cutter yang dipakai untuk membunuh korban.

"Pelaku sempat mencuci pisau cutter yang digunakan untuk habisi nyawa korban," ujar Eko dikutip dari TribunMedan.com (grup Surya.co.id).

Kompol Eko Hartanto mengungkapkan pelaku keluar masuk ke kamar kos-kosan korban melalui pintu belakang.

Karena pintu belakang lokasinya lebih sepi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus pembunuhan ini. (Tribunnews.com/Nanda Lusiana Saputri) (TribunMedan.com/M Adimaz Kahfi)

ilustrasi: seseorang hendal menikam pakai pisau
ilustrasi: seseorang hendal menikam pakai pisau (shusterstock)
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved