Keracunan Biskuit

Funu : Saya Kaget, Pulang Rumah Dua Anak Saya Sudah Muntah-Muntah

Namun kondisi kedua anaknya tak juga membaik pasca mengkomsumsi cairan gula garam maupun minyak kelapa.

Funu : Saya Kaget, Pulang Rumah Dua Anak Saya Sudah Muntah-Muntah
POS KUPANG/DION KOTA
Nampak Niken Ndun See terbaring di atas tempat tidur di ruang rawat inap Puskesmas Panite dijaga sang ibu 

Funu : Saya Kaget, Pulang Rumah Dua Anak Saya Sudah Muntah-Muntah

POS-KUPANG. COM|SOE -- Fitronela Funu, ibu dari Niken Ndun, Kilvin dan Vania kaget bukan main saat pulang ke rumah, Jumat (6/12/2019) sore, menemukan kedua anaknya, Kilvin dan Vania mengalami pusing dan muntah-muntah.

Karena diduga mengalami keracunan, Funu mencoba memberikan cairan gula garam dan minyak kelapa kepada kedua anaknya tersebut. Namun kondisi kedua anaknya tak juga membaik pasca mengkomsumsi cairan gula garam maupun minyak kelapa.

Oleh sebab itu, Funu segera memanggil tukang ojek dan membawa kedua anaknya ke Puskesmas Panite.

"Jumat siang itu saya ada pergi melayat. Saat pulang rumah Jumat sore, saya kaget lihat dua anak saya sudah muntah-muntah. Makanya saya cepat-cepat bawa mereka ke Puskesmas Panite," ungkap Funu.

Usai membawa kedua anaknya ke Puskesmas Panite, lanjut Funu, dirinya kembali ke rumah bermaksud mengambil bubur untuk memberi makan kedua anaknya. Namun sesampainya di rumah, Funu mendapati Niken Ndun juga sudah mengalami gejala keracunan.

"Saya sampai rumah lihat anak saya, Niken sudah muntah-muntah juga. Makanya saya bilang kamu langsung ikut mama ke Puskesmas Panite biar dapat pertolongan medis," ceritanya.

BREAKING NEWS 6 Anak di TTS Keracunan Biskuit, Dilarikan ke Puskesmas

Karena tiga anaknya mengalami gejala keracunan dan dirawat di Puskesmas Panite, Funu memutuskan untuk membawa serta dua anaknya yang tidak mengalami gejala keracunan untuk bermalam di puskesmas panite.

"Kami tadi malam semua tidur di puskesmas, jaga tiga anak saya lainnya. Kebetulan bapak ada kerja di Kalimantan jadi saya sendiri yang urus anak-anak," katanya.

Untuk diketahui, Kasus keracunan makanan kembali terjadi di Kabupaten TTS. Kali ini, kasus keracunan makanan terjadi di Desa Pollo, Kecamatan Amanuban Selatan, Jumat (6/12/2019) sore.

Sikapi Dugaan Pungli, Tim Saber Pungli Kota Kupang Sambangi PNK

Niken : Adik Saya Kilvin dan Vania Muntah Duluan, Baru Saya ikut Muntah dam Pusing

Mirisnya, dalam kasus kali ini, semua korbannya yang berjumlah enam orang merupakan anak-anak.(Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved