REI Imbau Masyarakat NTT Segera Manfaatkan Kuota Perumahan FLPP, Siapa Cepat Dia Dapat

Jadi sistemnya siapa cepat dia dapat. Dengan proses yang cepat, berbahagia konsumen yang sudah memasukkan berkas dan tinggal menunggu akad saja. Karen

REI Imbau Masyarakat NTT Segera Manfaatkan Kuota Perumahan FLPP, Siapa Cepat Dia Dapat
POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Bobby Pitoby 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Upaya REI untuk permintaan penambahan kuota akhirnya disetujui. Pemerintah pusat telah menyetujui penambahan kuota subsidi secara nasional untuk rumah FLPP sebesar Rp 2 triliun atau 13.000 unit rumah.

Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby, ketika dihubungi POS-KUPANG.COM, Jumat (6/12/2019), mengatakan penambahan kuota secara nasional ini tidak dibagi per provinsi.

"Jadi sistemnya siapa cepat dia dapat. Dengan proses yang cepat, berbahagia konsumen yang sudah memasukkan berkas dan tinggal menunggu akad saja. Karena segera terealisasi," tuturnya.

Ingin Masuk 5 Besar, Persib Maung Bandung Apa Bisa Curi 3 Kemenangan dalam Laga Sisa? Strategi

Tambahan kuota nasional 13.000 unit ini, berlangsung hingga 13 Desember 2019. Masyarakat NTT diimbau untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan rumah dengan harga murah. Karena tidak ada pembagian kuota per daerah. Jadi nasabah atau konsumen yang mau membeli rumah FLPP harus segera melengkapi berkas-berkas yang dibutuhkan. Agar bisa dengan cepat diproses.

Sebelumnya, kuota subsidi perubahan FLPP telah habis pada Agustus 2019 silam. Akibatnya, ribuan calon pembeli rumah harus mengantre hingga saat ii. Pasalnya, pihak pemberi kredit butuh kelengkapan administrasi untuk melakukan akad di bank.

Sampai saat ini, kata Bobby baru sekira puluhan unit rumah FLPP yang diserap oleh masyarakat NTT. Masyarakat yang memanfaatkan kuota rumah FLPP masih sangat kecil, karena terkendala pada berkas.

"Konsumen seharusnya bergerak cepat karena saat ini sistemnya siapa cepat dia dapat. Jadi bila harus melengkapi berkas harus segera dilengkapo karena untuk 2019 batasnya hanya sampai tanggal 13 Desember 2019 saja," terangnya.

Ia mengatakan sampai pada tanggal tersebut maka kuota sudah ditutup dan tahun depan akan dibuka kembali. Namun dibuka secaa nasional, tidak ada lagi kuota per daerah. Tahun depan disediakan 96 ribu kuota untuk seluruh Indonesia. Jadi dengan sistem siapa cepat, dia dapat dipastikam Maret mendatang kuota tersebut bisa

habis.
Menurutnya dengan tidak dibaginya lagi kuota per daerah ini sangat bagus karrna daerah bisa menyerap lebih dari kuota yang ditentukan. Hanya yang menjadi kendala konsumen yang ingin membeli rumah tidak bergerak cepat untuk melengkapi berkas sehingga terkesan dalam prosesnya menjadi lama. Padahal program FLPP ini sebentar lagi akan diganti dengan program lainnya.

"Jadi sekali lagi kami imbau agar dalam pengurusan kelengkapan berkas tidak berlama-lama," ujarnya.(*)

Bobby Pitoby
Bobby Pitoby (POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati)
Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved