Pendamping PKH di Nagekeo Serahkan BPNT Bagi Warga di Kecamatan Wolowae
Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Wolowae di Kabupaten Nagekeo, Carlos Geni Gani, menyerahkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di tig
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan
POS-KUPANG.COM | MBAY -- Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Wolowae di Kabupaten Nagekeo, Carlos Geni Gani, menyerahkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di tiga desa dampingannya.
Carlos mengatakan jika sebelumnya beras miskin (Raskin) diubah nama menjadi beras aejahtera (Rastra). Sekarang di transformasi menjadi Bantuan Pangan Non Tunai.
Penerima BPNT adalah Masyrakat penerima Program keluarga harapan. Setiap bulan Pemerintah alokasikan anggaran 110.000 rupiah per KK bagi Keluarga Penerima Manfaat.
Dana tersebut ditransfer langsung ke nomor rekening penerima (Kartu Keluarga Sejahtera) dan setiap bulan didampingi oleh pendamping PKH/BPNT.
• Kasus Persetubuhan Anak di Kabupaten KupangTergolong Tinggi, Lihat Data Ril dan Pemicunya, Info
"Dana yang ditransfer tidak bisa di ambil tunai, dana tersebut tukar menjadi dalam bentuk beras atau telur ayam. Beras dan telur ayam sesuai dengan harga pasar.
Saya mendampingi Desa Totomala, Tendatoto, Tendakinde. Desa Totomala 71 KK, Tendatoto 85 KK dan Tenda kinde 32 KK," ujar Carlos, kepada POS-KUPANG.COM di Mbay, Jumat (6/12/2019).
"Penyaluran BPNT untuk 3 desa dampingan saya dilakukan di 2 mitra bank BRI yaitu Kios Barokah untuk Tendakinde. Untuk Desa Tendatoto dan Totomala di Kios Dandi," sambung alumnus Fisip Undana Kupang ini.
Carlos mengaku transformasi dari Beras Sejahtera di Nagekeo sejak di mulai sejak September 2019 dgn ditandai launching BPNT Oleh Bupati Nagekeo di pasar Rabu Boawae.
• Cuaca di NTT Mulai Berubah Ekstrim Masyarakat Diminta Waspada, Awas Hujan Disertai Petir dan Badai
"Sejak dulu Beras Rastra disalurkan oleh Bulog dan langsung diantar ke Desa dan disalurkan ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Namun BPNT dengan paradigma Transformasi yang lebih efisien dengan Prinsip tepat sasaran, jumlah, harga, kualitas, waktu, tempat," tegas Carlos.
Warga atau KPM Tendatoto, Petronela Tina, mengatakan, beras yang diperoleh kualitasnya sangat bagus dan memang warga sangat senang mendapatkan beras tersebut.
"Beras BPNT bagus sekali, kita makan lebih bagus, kita bisa masak kasi bayi balita makan. Beras yang dulu tidak seperti ini. Dulu juga kami tidak ada pilihan telur ayam," ujar dia
Dia berharap agat BPNT diharapkan dapat membantu meringankan pengeluaran keluarga, mengenalkan produk jasa keuangan, upaya rill perbaikan gizi keluarga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/beras-di-kecamatan-wolowae-kabupaten-nagekeo-desember-2019.jpg)