Puting Beliung di Rote

Duh Angin Puting Beliung Mengamuk di Rote Barat Daya, Sikat Rumah Kuburan, Fiona Adu Luka Lecet

Fiona menderita luka lecet pada kepala akibat terkena serpihan kerikil. Korban langsung dibawa ke Puskesmas Batutua untuk dirawat.

Duh Angin Puting Beliung Mengamuk di Rote Barat Daya, Sikat Rumah Kuburan, Fiona Adu Luka Lecet
Facebook/Info bencana alam
Penampakan sebagian angin puting beliung di Padang Nggelak, Desa Meoain, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, NTT, Rabu (4/12/2019). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Oby Lewanmeru

KUPANG, POS KUPANG, COM - Angin puting beliung menerjang Desa Meoain Kecamatan Rote Barat Daya Kabupaten Rote Ndao, Rabu (4/12/2019). Kejadian sekitar pukul 12.00 Wita. Satu warga mengalami luka lecet dalam peristiwa tersebut. Korban teridentifikasi bernama Fiona Grifin Adu (10).

Fiona menderita luka lecet pada kepala akibat terkena serpihan kerikil. Korban langsung dibawa ke Puskesmas Batutua untuk dirawat. Selain itu, rumah kuburan atau makam milik Anci Dami Ndun juga rusak.

Kapolres Rote Ndao, AKBP Bambang Hari Wibowo SIK MSi melalui Kasubbag Humas, AIPDA Anam Nurcahyo, SIP menjelaskan, angin puting beliung yang terjadi di padang Nggelak.

Anam menjelaskan, saat kejadian Kapolsek Rote Barat Daya IPDA Yeni Setiono, SH dan empat anggota serta Anggota Koramil 1627-03 Batutua langsung turun ke lokasi untuk mengecek.

BREAKING NEWS: Puting Beliung Terjang Rote Barat Daya, Bocah Terkena Kerikil, Begini Kondisinya

"Hasil pengecekan Kapolsek Rote Barat Daya bahwa akibat angin itu, satu pelajar bernama Fiona Grifin Adau (10) mengalami luka lecet pada bagian kepala," terang Anam saat dikonfirmasi Rabu malam.

Menurut Anam, tidak terjadi dampak yang meluas di pemukiman masyarakat secara material maupun korban jiwa. "Angin puting beliung tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 Wita hingga pukul 13.00 Wita," ujarnya..

Kemunculan puting beliung secara tiba-tiba membuat warga panik. Ada warga sempat mengabadikan moment tersebut dalam bentuk video. Video tentang angin puting
beliung di beredar luas di media sosial dan pesan berantai WhatsApp.

Pos Kupang juga menerima video tersebut. Pada video dengan durai 13 menit, puting beliung menyerupai pasak bumi. Suaranya menderu membuat warga sekitar panik ketakutan. Begitu juga pada video berdurai 29 menit, warga merasa takut sehingga menghindar lokasi kejadian. *

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Benny Dasman
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved