Australia Sambut Baik TransNusa Masuk Darwin, Jika Tidak Ada Kendala Beroperasi Februari 2020
membuka rute penerbangan Kupang-Darwin. JIka tidak ada kendala dalam proses perizinan, maka penerbangan perdana
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
Australia Sambut Baik TransNusa Masuk Darwin, Jika Tidak Ada Kendala Beroperasi Februari 2020
POS-KUPANG.COM|KUPANG -- Pemerintah Australia pada prinsipnya menyambut baik inisiatif dari PT. TransNusa Aviation Mandiri untuk membuka rute penerbangan Kupang-Darwin. JIka tidak ada kendala dalam proses perizinan, maka penerbangan perdana bisa dilakukan pada Februari 2020.
Hal ini disampaikan Staf Khusus Gubernur NTT, Prof. Daniel Kameo saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Selasa (3/12/2019).
Menurut Prof. Kameo, untuk rute penerbangan itu akan menyinggahi Timor Leste, yakni Kupang-Timor Leste -Darwin.
"Pada prinsipnya, baik Timor Leste dan Australia menyambut baik inisiatif dari PT Transnusa untuk melayani penerbangan rute Kupang -Dili- Darwin," kata Daniel.
Dia menjelaskan, dengan adanya respon tersebut, maka PT.Transnusa sedang mengurus persyaratan, terutama Safety Regulation dari Civil Aviation Safety Authority (CASA) Australia.
"Jika pengurusan izinnya lancar tanpa kendala, maka penerbangan bisa dilakukan pada Februari 2020," katanya.
Ditanyai soal agenda pertemuan di Darwin, Prof.Kameo mengatakan, agenda meeting antara lain so kerjasama antara NTT-Darwin di beberapa bidang, yakni dalam bidang Pariwisata, Industri, Perdagangan, Peternakan dan Perikanan.
"Kita juga bicarakan soal konektivitas darat, laut dan udara antara tiga negara, yakni Indonesia, Timor Leste dan Australia," katanya.
Lebih lanjut, dikatakan, pembicaraan lain termasuk pembicaraan mengenai zona perdagangan bebas di perbatasan Indonesia dan Timor Leste.
• Wanita Usia 21 Tahun Memutilasi Pacarnya yang Mantan Polisi, Taruh Dalam 3 Kontainer
• Angka Kasus AIDS meningkat, Mahasiswa UCB Kupang Kampanye di Car Free Day
"Delegasi NTT juga membawa dan menekankan dua agenda utama, yaitu konektivitas udara antara Kupang - Dili - Darwin dan Zona ekonomi bebas di perbatasan antara ketiga negara," ujarnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)