BPS NTT: Ikan Tembang dan Pisang Komoditas Utama Penghambat Inflasi Pada November 2019

Menurut BPS NTT Ikan Tembang dan Pisang Komoditas Utama Penghambat Inflasi Pada November 2019

BPS NTT: Ikan Tembang dan Pisang Komoditas Utama Penghambat Inflasi Pada November 2019
POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Kepala BOS NTT, Darwis Sitorus tengan menyampaikan rilis inflasi pada November 2019, di Aula Rapat Kantor BPS NTT, Senin (2/12/2019). 

Menurut BPS NTT Ikan Tembang dan Pisang Komoditas Utama Penghambat Inflasi Pada November 2019

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Badan Pusat Statistik NTT kembali merilis indeks harga konsumen November 2019. Pada bulan tersebut kota-kota di Nusa Tenggara Timur mengalami Inflasi sebesar 0,32 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 134,51.

Kepala BPS NTT, Darwis Sitorus, pada rilis bulanan di Aula Rapat Kantor BPS NTT, Senin (2/12/2019) menyebutkan Kota Kupang mengalami inflasi 0,27 persen sedangkan Kota Maumere mengalami inflasi 0,62 persen.

Ferdi Hasiman: Wisata Premium Labuan Bajo Hanya Menguntungkan Investor

Inflasi November 2019 di Nusa Tenggara Timur terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada lima kelompok pengeluaran, dimana kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks harga terbesar adalah Kelompok Bahan Makanan yang naik sebesar 1,46 persen diikuti oleh Kelompok Sandang sebesar 0,11 persen.

Kelompok Pendidikan dan Kelompok Transpor mengalami penurunan indeks harga sebesar 0,01 persen dan 0,35 persen.

Jelang Hari Raya Natal, Harga Telur Ayam Ras Mulai Merangkak Naik

Darwis juga menyebutkan komoditas utama yang menyumbangkan inflasi di kota Kupang yaitu ikan tembang 0,12 persen.

Karena masyarakat kota Kupang sangat berminat makan ikan tembang sehingag ikan jenis ini menjadi komoditas utama penyumbang inflasi. Sedangkan di Maumere, buah pisang jadi yang utama penyumbang inflasi.

Sebab buah pisang di Maumere banyak yang dikirim ke luar daerah itu sehingga membuat stok pisang semakin sedikit sehingganya harga pun naik.

Selain penyumbang inflasi, lanjutnya, adapula komoditas makanan penghambat inflasi.

Misalnya angkutan udara 0,07 persen untuk kota Kupang dan Maumere, komoditas utama penghambat inflasi adalah daging babi -0,104.
Pada November 2019, dari 82 kota sampel IHK Nasional, 57kota mengalami inflasi dan 25 kota mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Kota Manado sebesar 3,30 persen dan terendah terjadi di Kota Malang dengan inflasi sebesar 0,01 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar 1,06 persen dan deflasi terendah terjadi di kota Batam dan Denpasar sebesar 0,01 persen. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved