Terminal Cargo Bandara El Tari Kupang Jadi Saksi Kedatangan Jenazah PMI Asal NTT

Terminal Cargo Bandara El Tari Kupang Jadi Saksi Kedatangan Jenazah PMI Asal NTT

Terminal Cargo Bandara El Tari Kupang Jadi Saksi Kedatangan Jenazah PMI Asal NTT
POS-KUPANG.COM/VINSEN HULER
Terminal Cargo Bandara El Tari Kupang 

Terminal Cargo Bandara El Tari Kupang Jadi Saksi Kedatangan Jenazah PMI Asal NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Untuk yang kesekian kalinya Terminal Cargo menjadi saksi bisu kedatangan PMI asal NTT atas nama yang terbujur kaku di dalam peti Etmundus Seran dan Melkianus Filli.

Jenasah Pekerja Migran asal NTT atas nama Etmundus Seran, asal Manumuti Brubit RT 01 RW01, Malaka Tengah dan Melkianus Filli asal kelurahan Naimata, RT 07 RW 03, Maulafa Kupang Tiba di Kupang.

Keluarga Siapkan Penyambutan Jenazah Rektor Unimor

Kedua jenazah dijemput oleh sanak saudaranya, handai taulan, kenalan, sahabat dan rohaniwan dan para aktivis Human Trafficking di Terminal Kargo dan Pos Bandar Udara Internasional El- Tari Kupang sekira pukul 01.05 siang.

Kepada POS-KUPANG.COM, Mama Vivit, keluarga almahrum Etmundus Seran menuturkan semasa hidupnya di Malaysia Etmundus Seran bekerja sebagai bawa ( sopir ) alat berat. Almahrum sudah menghabiskan waktu selama 11 tahun di Malaysia.

Pesan Bupati Don Saat Sosialisasi Sinergitas Pengawasan Karantina Pertanian Wilayah Flores-Lembata

Penyebab kematian Etmundus kata Mama Vivit disebabkan karena serangan jantung dan mendadak saja dia meninggal. Sambung Mama Vivit, Kronologi kematian almahrum yakni pada saat, etmundus pulang istirahat siang, makan mandi dan mau kembali ke tempat kerja lalu tiba-tiba terjatuh dan bawa ke rumah sakit tetapi tidak tertolong lagi, ucapnya sambil mengusap air mata yang terurai dari pipinya.

Piter Seran, yang juga notabene sebagai keluarga Etmundus Seran menambahka, Katanya, jam 10 pagi sebelum kematiannya almahrum pada tanggal 19 November itu, ia ( almahrum) masih sempat berbicara dengan saudari perempuannya dan saat itu dia ( almahrum) dalam kondisi yang baik. Tiba-tiba sekira jam 01.00 siang dia mendapatkan serangan jantung.

Jenazah almarhum akan dikebumikan paling lambat lusa Di desa Naimana, kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, tutup Piter.

Sementara itu, Lia Henukh, yang merpakan sepupu dari almahrum Melkianus Filli menuturkan, semasa hidupnya almahrum Melkianus Filli bekerja di pabrik Kelapa sawit. Ia berangkat ke Malaysia sejak tahun 2007 dan tidak pernah pulang, ucapnya.

Ia belum menikah dan telah berumur 37 tahun, berasal dari Rote Ndao, Kampung Genoen.

Sambung Lia Henukh, Dua minggu yang lalu saudara di sana kontak dan memberitahukan bahwa Melkianus sakit, katanya sakit TBC.
Kita terima saja karena jalan hidup seperti itu jadi kita mau bilang apalagi ?

Kedua Pekerja Migran asal NTT ini berdasarkan keterangan narasumber melalui jalur ilegal karena pasport yang dimiliki belum diperbaharui. (Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Vinsen Huler)

Penulis: PosKupang
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved