Yahya Kay: Pengunjung Beri Makan Monyet di Jalan Sebabkan Monyet dan Pengendara Tertabrak

Kata Yahya Kay: Pengunjung beri makan monyet di jalan sebabkan monyet dan Pengendara tertabrak

Penulis: PosKupang | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/VINSEN HULER
Yahya Kay, penjaga di Taman Rerekreasi Gua Monyet saat ditemui POS KUPANG. COM, Selasa (26/11/2019) di dalam Kompleks Gua Monyet. 

Kata Yahya Kay: Pengunjung beri makan monyet di jalan sebabkan monyet dan Pengendara tertabrak

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Salah satu faktor utama terjadinya kecelakaan di taman pariwisata di Gua Monyet adalah karena para pengunjung memberi makan satwa ( monyet ) di pinggir jalan umum, Ucap, Yahya Kay, penjaga Taman Pariwisata Gua Monyet, Selasa, 26/11/2019 di Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

"Pengunjung yang datang hanya kasih makan di bagian luar saja. Ketika diarahkan untuk memberi makan satwa di dalam pagar, hanya 1 atau 2 orang saja yang bisa dengar," kata Yahya Kay.

Yeskiel Loudoe Minta Latihan Baris-Berbaris PTT Kota Kupang Segera Dihentikan, Ini Alasannya

Dampak yang kerapkali terjadi adalah kecelakaan, dimana tak jarang monyet atau bahkan pengendara sendiri tertabrak.

Gua Monyet
Gua Monyet (POS-KUPANG.COM/VINSEN HULER)

Yahya mengaku, merasa kewalahan untuk menegur para pengunjung yang memarkir kendaraan dan memberi makan satwa-satwa ( monyet ) di bibir jalan umum. Memang ini lingkungan pariwisata tetapi jalan ini bukan jalan umum, apalagi di sini merupakan area pelabuhan sehingga kalo mereka memberi makan monyet di jalan menyebabkan macet. Padahal, ada tempat yang telah disediakan untuk memberi makan monyet," tukas Yahya.

Menurut Yahya, populasi monyet sekarang mulai berkurang dan sebagian takut keluar karena beberapa monyet besar mati di giling, katanya.

Diduga Telantarkan Istri, Anggota DPRD Kota Kupang Dilaporkan ke Polda NTT, Ini Kata Sam Haning

Sambungnya, ada tempat yang disebut oleh warga sekitar dengan nama ' 30 meter' ( jarak dari gua monyet sekitar 30 meter ) merupakan tempat seringkali terjadi kecelakaan. Biasanya orang-orang luar yang melintasi lajur tersebut yang acapkali terjadi kecelakaan.

"Sejak tahun 2013 saya menjaga tempat di sini dan telah memakan korban sebanyak 9-10 orang," kata Yahya.

Sementara itu, Ketua RT 22, RW 5, Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Samson Kay saat di konfirmasi POS-KUPANG.COM di kediamannya membenarkan peristiwa kecelakaan yang seringkali terjadi.

Monyet di Gua Monyet
Monyet di Gua Monyet (POS-KUPANG.COM/VINSEN HULER)

Menurut Samson Kay, terkait dengan kecelakaan yang terjadi karena pengendara sering tidak menyadari satwa-satwa yang ada khususnya monyet. Sambungnya, kemungkinan dalam 1 bulan 1 atau 2 ekor monyet yang mati tertabrak. Padahal gerombolan monyet-monyet ini terbentuk menjadi 1 kelompok tidak semudah yang dilihat.

Sebelum terbentuk menjadi 1 kelompok beberapa puluh tahun yang lalu beberapa mahasiswa luar negeri datang untuk meminta pemerintah untuk membuat penelitian tentang monyet-monyet yang ada di sini.

Mereka bersama warga setempat menjaring, mebimbang dan memberi suntik sehingga gerombolan monyet tersebut menjadi jinak sampai pada terbentuknya taman ini, katanya.

Sanbung Samson, Para pengendara seharusnya mengetahui jalan ini sebenarnya merupakan jalur evakuasi jadi seharusnya mereka lebih berhati-hati.

Lebih lanjut dikatakannya, tindakan-tindakan yang seringkali dilakukan oleh mereka apabila melihat pengendara memberi makan gerombolan monyet di jalan umum dengan berbicara baik-baik dan mengarahkan mereka untuk memberi makan satwa ke tempat yang telah disediakan tetapi pemahaman mereka ( pengendara mobil/motor) tidak sesuai dengan pemahaman kita.

Dikatakannya, pihaknya juga sudah memasang papan di jalur jakan umum sebagai satu himbauan untuk para pengunjung agar memberi makan satwa di tempat yang disediakan, ucap Samson.

Senada dengan yang disampaikan Yahya Kay, Samson Kay menegaskan bahwa 30 meter dari areal Taman Wisata Gua Monyet sering terjadi kecelakaan sehingga dalam beberapa waktu ke depan akan membuat penghalang untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan. (Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Vinsen Huler)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved