Pengiriman Berkas Lamaran CPNS Posindo Kupang Raup Omzet Ratusan Juta

Hasil pengiriman berkas lamaran CPNS Kantor Posindo Kupang Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah

Pengiriman Berkas Lamaran CPNS Posindo Kupang Raup Omzet Ratusan Juta
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI.
Aditya Ahmadi Muslim, Manager Pelayanan II Pos Indonesia (Posindo) Kupang di Kantor Posindo Kupang, Selasa (26/11/2019). 

Hasil pengiriman berkas lamaran CPNS Kantor Posindo Kupang Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kantor Pos Indonesia ( Posindo) Kupang, Nusa Tenggara Timur ( NTT) meraup omzet Rp 158.070.000 dari pengiriman berkas lamaran Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS).

"Pendapatan kami dari pengirim berkas lamaran CPNS hingga per 25 November 2019 ini 158 juta lebih," ungkap Aditya Ahmadi Muslim, Manager Pelayanan Posindo Kupang, kepada POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Selasa (26/11/2019).

Ayo Indonesia Selenggarakan Pelatihan Pelayanan Kesehatan Ramah Disabilitas di Cancar

Aditya jelaskan, tujuan berkas lamaran yang dikirim melalui Posindo Kupang, yakni Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTT, BKD Kota Kupang dan BKD Kabupaten Alor, karena tiga instansi ini bekerja sama dengan Posindo Kupang.

Jumlah berkas yang sudah dikirim per 25 November 2019, kata Aditya antara lain, ke BKD Provinsi NTT 3.071 berkas, BKD Kota Kupang 2.623 berkas dan BKD Alor 4844, total berkas yang kirim mencapai 10.538 berkas lamaran.

Ia katakan, karena tiga BKD tersebut menjalin kerja sama dengan Posindo Kupang, maka ongkos pengiriman ke setiap BKD sama, yakni Rp. 15.000 setiap berkas lamaran. "Untuk setiap berkas ongkosnya 15 ribu, karena kita kerja sama," katanya.

PMI Kabupaten Kupang Turunkan Tim Dokter ke Oebelo dan Noelbaki

Aditya mengaku pihaknya sempat kewalahan karena pelamar membludak di Kantor Posindo. Menurutnya, daya tampung ruang tunggu Posindo hanya 250 orang saja. Diceritakannya, pada 20 dan 21 November 2019, pelamar yang mengantar berkas membludak bahkan mengantre hingga di luar ruang tunggu.

"Tanggal 20 dan 21pelamar membludak. Setelah itu sampai hari ini jumlah pelamar yang antar lamaran sudah menurun, tapi antrian tetap panjang. Yah daya tampung kita juga terbatas. Jadi memang terpaksa ada yang harus berdiri atau menunggu di luar," katanya.

Ia memohon maaf kepada para pelamar jika merasa terganggu karena harus berlama-lama antre. Menurutnya pihaknya sudah bekerja maksimal agar proses pengiriman lamaran berjalan lancar dan aman.

Kendala lain, lanjutnya, tidak sedikit pelamar yang meminta kembali lamaran mereka karena berkas yang tak lengkap, misalnya tidak ada foto atau fotocopy KTP dan lain-lain.

"Ini tentu menyulitkan kami, karena kami harus membongkar berkas lamaran yang sudah dipaket, tapi kami tetap membantu semaksimal mungkin," ujarnya.

Demi memperlancar proses pengirim berkas lamaran, Aditya meminta agar pelamar sebelum memberikan berkas lamaran mereka, harus dipastikan secara teliti dan cermat bahwa berkas lamaran mereka lengkap dan tidak ada kesalahan.

Terobosan yang dilakukan pihak Posindo Kupang untuk memperlancar pengiriman berkas lamaran, yakni menambah jam kerja karyawan bahkan dua manager Posindo membuka dua loket untuk pengiriman berkas lamaran.

"Pastinya ada lembur, tambahan jam kerja bisa sampai satu jam bahkan lebih. Pada prinsipnya kami ingin memberikan pelayanan terbaik. Kendati ada kendala yang saya sebutkan tadi, namun itu semua bisa kami atasi dan tidak menghambat proses pengiriman berkas lamaran," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved