Breaking News:

Pasar Waimangura Semrawut, Ini Tanggapan Bupati Sumba Barat Daya dr. Kornelius Kodi Mete

Kondisi Pasar Waimangura Semrawut, ini tanggapan Bupati Sumba Barat Daya dr. Kornelius Kodi Mete

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Suasana manusia dan kendaraan menumpuk di tengah jalan raya di Pasar Waimangura, SBD. Kondisi menimbulkan kemacetan hingga berjam-jam lamanya. Gambar diabadikan belum lama ini. 

Kondisi Pasar Waimangura Semrawut, ini tanggapan Bupati Sumba Barat Daya dr. Kornelius Kodi Mete

POS-KUPANG.COM - Selamat Siang Pos Kupang. Pasar Waimangura di Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya sangat semrawut. Ini merupakan pasar mingguan yang biasa berlangsung hanya pada Sabtu setiap minggu.

Jadi setiap hari Sabtu, pasar yang dibuka di ruas jalan utama trans Sumba ini sangt mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Betapa tidak, ketika kendaraan tiba di ruas jalan ini maka yang terjadi adalah jalan tersendat bahkan macet untuk beberapa saat.

Dua SMPN Akan Bangun di Kecamatan Komodo dan Welak Manggarai Barat, Ini Penjelasan Kadis PKO

Hal ini terjadi karena memang para pedagang yang datang dari berbagai daerah di Pulau Sumba ini tumpah ruah di jalan. Mereka membuka lapak dengan menempatkan barang dagangannya hingga ke badan-badan jalan.

Jadi sepanjang jalan tersebut akan dipadati para pedagang yang menjual berbagai barang daganganya. Hal ini semakin diperparah dengan proses transaksi antara pedagang dengan pembeli berlangsung juga di badan jalan tersebut.

Siswa SMPK Santa Theresia Lewoleba Berikan Bunga untuk Guru

Ketika pasar ini mulai beraktifitas maka arus lalulintas dipastikan macet. Apalagi ulah dari para pengendaraan kendaraan angkutan pedesaan maupun maupun bus-bus yang mengangkut pedagang dari wilayah lain menurunkan para pedagang seenaknya di jalan.

Para sopir ini tidak mempedulikan begitu macetnya arus di ruas jalan tersebut.
Tidak itu saja. Oleh karena jadwal hari pasar sudah hampir diketahui sebagian besar warga maka pada setiap hari Sabtu, para pembeli pun akan datang ke pasar tersebut untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

Memang kalau diperhatikan kondisi tersebut sangat bagus sebagai tempat pertemuan warga dari berbagai tempat di lokasi tersebut. Hanya saja karena menganggu arus lalulintas maka kegiatan tersebut perlu dipindahkan ke tempat lain.

Oleh karena itu kami menyarankan kepada pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) untuk segera memindahkan pasar tersebut ke tempat yang lebih nyaman dan tidak menganggu arus lalulintas.

Model pasar seperti itu tidak perlu dihilangkan tetapi tempat berjualannya yang perlu dipindahkan sehingga antara pembeli dan penjual merasa nyaman. Begitu juga para pengendara kendaraan bermotor yang melintas di trans Sumba tersebut.

Terima kasih atas perhatiannya
Rambu Ana
Warga SBD

Tanggapan

Pasar Mingguan akan Dipindahkan
PEMERINTAH berencana memindahkan pasar iru. Lahan lokasi pasar baru telah dibebaskan pemerintah pada beberapa waktu lalu. Saat ini, pemerintah sedang mempersiapkanya.

Selanjutnya untuk mengatasi kemacetan tersebut selain berkoordinasi dengan pihak kepolisian juga pemerintah berencana membangun pengerjaan pelabaran jalan pertigaan Golusapi, Desa Golusapi, Kecamatan Wewewa Tengah, Sumba Barat Daya hingga tembus perempatan jalan di depan kantor Pos Indonesia menuju Bandara Tambolaka, Sumba Barat Daya. (pet)

dr.Kornelius Kodi Mete
Bupati Sumba Barat Daya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved