Liga 1 2019
Ini Kritikan Pelatih Persija Edson Tavares atas Kepempinan Wasit Usai Ditahan Imbang Arema,Info
Klub kebanggaan masyarakat Ibu Kota, Persija Jakarta harus puas bermain imbang dengan Arema FC di pertandingan lanjutan Liga 1 2019 pekan ke-28.
POS KUPANG.COM--Pertandingan Liga 1 antara Arema Fc dan Persija Jakarta di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (23/11/2019)
Klub kebanggaan masyarakat Ibu Kota, Persija Jakarta harus puas bermain imbang dengan Arema FC di pertandingan lanjutan Liga 1 2019 pekan ke-28.
Skuat Macan Kemayoran ditahan imbang 1-1 Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu (23/11/2019) sore WIB.
Gol Persija Jakarta di pertandingan kali ini diciptakan penyerang asing Marko Simic pada menit ke-76. Sedangkan, gol balasan Arema FC dilesatkan oleh Makan Konate melalui titik putih di menit ke-87.
Hasil imbang yang didapat skuat Macan Kemayoran di pertandingan kali ini mendapatkan sorotan dari sang pelatih Edson Tavares.
• Ini Harga Tiket Nonton MotoGP Indonesia Mulai Dijual 23 November 2019, Kisaran Harga Rp 300 Ribu
Tavares menilai para pemainnya di pertandingan menghadapi Arema FC bermain bagus dan mampu menguasai jalannya pertandingan.
Namun, kepemimpinan wasit asal Yogyakarta, Ikhsan Prasetya Jati dinilai kurang berimbang di atas lapangan.
Hal itu membuat Persija Jakarta gagal mendapatkan kemenangan dan mencuri tiga poin dari kandang Arema FC.
"Saya pikir hasilnya tidak berpihak sama Persija, karena saya pikir tim kami hari ini bermain bagus," kata Edson Tavares saat jumpa pers setelah pertandingan, Sabtu (23/11/2019).
• Jadwal Diundur, YUK Belum Terlambat Daftar CPNS 2019 di sscasn.bkn.go.id, Cek Info Lengkapnya
Menurut Tavares, ada beberapa kesempatan wasit melakukan kesalahan dan membuat rugi timnya di lapangan.
Kesalahan fatal yang dilakukan wasit dengan memberikan hadiah penalti kepada Arema FC.
"Kami kecewa karena dalam laga ini kami lawan 12 pemain, bukan 11 lawan 11. Persija dapat kartu kuning saat harusnya tidak dapat kartu kuning, Persija dapat hukuman penalti tapi seharusnya itu tidak penalti," tegas Tavares.
Sementara itu, ketika Persija Jakarta akan melakukan serangan balik, wasit Ikhsan memilih untuk meniupkan pluit dan mengakhiri pertandingan.
"Pada menit pertandingan 91, Arema diberi kesempatan menyerang. Tapi pada saat kiper kami Shahar memberikan bola ke Riko, pertandingan malah habis selesai," papar Tavares.
Kinerja wasit di pertandingan menghadapi Arema FC membuat tim pelatih Persija Jakarta geram.