Sawah Tertimbun Longsor, Petani di Racang Minta Bantuan Pemerintah
Persawahan milik petani di Lingko Rehet, Racang yang berlokasi di KM 5 Jalan Raya Ruteng-Reok tertimbun longsor. Persawahan tersebut tertimbun longsor
Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu
POS-KUPANG-COM-RUTENG-Persawahan milik petani di Lingko Rehet, Racang yang berlokasi di KM 5 Jalan Raya Ruteng-Reok tertimbun longsor.
Persawahan tersebut tertimbun longsor usai hujan deras mengguyur Kota Ruteng, Manggarai dan sekitarnya sehingga mengakibatkan saluran irigasi milik petani tertimbun tanah.
Demikian bencana longsor yanf terjadi, Senin (18 November 2019) sekitar pukul 17.00 Wita.
Saksi mata peristiwa ini, Endi menuturkan, hujan deras membuat 3/4 sawah milik Darius Egar, warga Ros 2 Ruteng Pu'u habis tertimbun material longsor.
• Seribuan Peserta Ikut Pertemuan HATHI di Kupang, Simak infonya
Hal yang serupa juga terjadi pada sawah dan pondok milik Thomas Agur, Warga Lawir, Marten dan Almarhum Pit Meot yang juga berasal dari Kelurahan Lawir, Kecamatan Langke Rembong.
Longsoran juga mengakibatkan saluran irigasi tradisional yang mengaliri sawah-sawah yang berada di Lingko Racang putus total.
Saluran irigasi ini menghubungkan air dari Sumber Mata Air Nasa menuju persawahan masyarakat Ruteng Pu'u, Masyarakat Lawir dan Woang di Lingko Racang, KM 5 Jalan Raya Ruteng-Reo.
Jika saluran ini tidak segera diperbaiki, maka warga terancam gagal panen.
Akibat longsoran ini Darius Egar dan beberapa petani lainnya di Lingko Racang terancam gagal panen dan tidak bisa bercocok tanam pada musim berikutnya.
Ditemui wartawan di Ruteng, Darius Egar (55 tahun), warga Ros 2, Ruteng Pu'u yang tampak bersedih atas peristiwa itu memohon bantuan pemerintah agar turun tangan membantu warga yang sawahnya terdampak longsoran.
"Kami dari hari paling dalam meminta bantuan pemerintah untuk membantu kamu menormalkan kembali saluran irigasi yang putus total dan membantu kami menangangi sawah yang terkena longsor," kata Darius.
Ia mengaku, 3/4 dari areal sawah miliknya tertimbun tanah dan terancam gagal panen.
Darius sendiri memiliki sawah berukuran 60 x 150 meter yang terletak di Lingko Rehet, sebuah daerah kantong pertanian yang dimiliki Warga Ruteng Pu'u, Warga Lawir dan Warga Woang, Kecamatan Langke Rembong.
Padi yang terkena dampak dari longsoran ini sudah berumur hampir 4 bulan setengah dan hampir dipanen.
Ia berharap uluran tangan dan kebaikan pemerintah Kabupaten Manggarai di Ruteng agar saluran irigasi tradisional yang rusak bisa diperbaiki.(ris)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/persawahan-milik-petani-di-lingko-rehet-racang-yang-ber.jpg)