Pengamat: Penolakan BTP jadi Dirut Pertamina Sangat Politis, Fahri Hamzah: BUMN Memerlukan Ahok

Pengamat Penolakan BTP jadi Dirut Pertamina Sangat Polisi, Fahri Hamza: BUMN Memerlukan Ahok

Pengamat: Penolakan  BTP jadi Dirut Pertamina Sangat Politis, Fahri Hamzah: BUMN Memerlukan Ahok
Tribunnews
Selama Ini Berseberangan, Fahri Hamzah Malah Setuju Ahok Masuk BUMN, 'Perlu Orang Tegas & Keras'

"Resiko politiknya akan diterima oleh Presiden, resiko politiknya akan diterima oleh menteri BUMN. Tidak populer. Dikritik orang. Itu memang resiko hari hari politisi," ujar Fahri.

Fahri mengakui BUMN membutuhkan sosok Ahok. 

"Kalau soal talenta, saya mengatakan BUMN itu memerlukan saudara Ahok," kata politikus Partai Gelora ini.

Ahok diperlukan, lanjut Fahri, karena BUMN membutuhkan sosok yang tegas dan keras.

"Karena ada beberapa institusi di BUMN itu yang memerlukan orang keras, orang tegas," ujar dia.

Ditanya soal kemungkinan masuknya Ahok di BUMN bakal membuka borok-borok korupsi di BUMN, Fahri mendukung hal itu terjadi. 

Fahri menyarankan agar Ahok dimasukkan ke BUMN yang selama ini dianggap paling korup.

"Saya ingin melihat itu dilakukan. Karena itu masukkan Ahok ke tempat yang paling banyak dituduh korupsi. PLN, Pertamina. Masukin ke situ. Apapun (direksi atau komisaris), kita ingin lihat keberaniannya di situ," ujar dia.

Ahok Beberkan Isi Pertemuannya dengan Erick Thohir

Ahok mengungkap obrolannya dengan Menteri BUMN Erick Thohir, Rabu (13/11/2019).

Halaman
1234
Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved