Tidak Miliki Ruang Guru, Kepsek dan Dewan Guru Berkantor di Ruang Kelas

sejak dulu sekolah memiliki ruangan kepala sekolah dan guru namun pasca gempa tahun 1992 kondisinya sudah tidak layak

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
Pos-Kupang.Com/Gordi Donofan Ket:
Suasana saat siswa SMPN I Nangaroro sedang mengikuti KBM di SMPN I Nangaroro Kabupaten Nagekeo, Selasa (19/11/2019). 

Tidak Miliki Ruang Guru, Kepsek dan Dewan Guru Berkantor di Ruang Kelas

POS-KUPANG.COM | MBAY ---Lantaran tidak memiliki ruangan khusus untuk dijadikan kantor dan ruang guru, Kepala Sekolah beserta jajaran dewan guru dan pegawai di SMPN I Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, harus berkantor di ruangan kelas.

Keadaan tersebut sudah berlangsung puluhan tahun dan butuh perhatian dari pemerintah.

"Kami belum ada ruangan guru selama ini numpang di ruangan kelas sebagai kantror dan jadikan ruang guru sejak tahun ,” ujar Kepala SMPN I Nangaroro Arnoldus Walu, Selasa (19/11/2019).

Arnoldus mengaku, sejak dulu sekolah memiliki ruangan kepala sekolah dan guru namun pasca gempa tahun 1992 kondisinya sudah tidak layak pakai pasalnya bangunanya hampir roboh.

Sejak saat itu kepala Sekolah dan Dewan guru menggunakan ruang kelas.

"Kami terpaksa menggunakan dua ruang kelas, karena ruang guru yang sebenarnya sudah tidak bisa digunakan," jelas Arnoldus.

Kata Arnoldus oleh karena ruangan kelas dijadikan ruang Kepsek dan guru maka ruangan belajar mengalami over kapasitas.

Arnoldus menyebutkan saat ini SMPN I Nangaroro memiliki 10 rombongan belajar sedangkan jumlah ruangan kelas yang ada hanya 8 ruangan.

Arnoldus mengatakan dirinya sudah pernah mengusulkan ke Dinas Terkait namun sampai hari ini belum ada realisasi.

Dinas P dan K Nagekeo beralasan jika proposal bisa direalisasikan hanya untuk usulan pembangunan ruang kelas.

"Sudah pernah kami usulkan proposal, tapi katanya yang bisa cuma untuk ruang kelas kalau ruang guru tidak bisa,"ujarnya.

Arnoldus berharap ada perhatian dari pemerintah atau dinas terkait untuk membantu sekolah setempat. Saat ini selain ruangan untuk dijadikan sebagai kantor dan ruangan guru, sekolah tersebut juga membutuhkan renovasi untuk semua ruangan kelas.

"Semoga ada perhatian agar kami dibantu 2 lokal ruangan untuk dijadikan ruangan guru dan RKB,” harapnya.

Ia merinci, kondisi sekolah yang sudah banyak menciptakan siswa berprestasi tersebut memang cukup memprihatinkan, selain keterbatasan ruangan untuk kantor, ruang kelas belajar (RKB) yang ada pun sudah lapuk dan butuh direnovasi.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved