P3K di Kabupaten Kupang Berharap Nasib Bisa Diakomodir BKN, Ini Keluhan Mereka

- Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Kupang berharap, BKN dapat mengakomodir nasib mereka sebagai CPNSD.

P3K di Kabupaten Kupang Berharap Nasib Bisa Diakomodir BKN, Ini Keluhan Mereka
KOMPAS.com/Situs SSP3K
Halaman utama situs SSP3K 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I OELAMASI-- Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Kupang berharap, BKN dapat mengakomodir nasib mereka sebagai CPNSD.

Pasalnya, P3K yang ada sebagian besar telah mengabdi sekian tahun tetapi nasibnya masih terlunta-lunta.

Demikian ungkapan hati beberapa P3K lingkup Pemkab Kupang yang minta namanya tidak dikorankan kepada POS KUPANG.COM di Oelamasi, Selasa (19/11/2019).

Menurut para P3K, selama ini mereka bekerja dengan penuh tanggung jawab dan rata-rata pengabdian mendekati puluhan tahun. Setiap musim penerimaan CPNSD, mereka tidak bisa mengikuti tes karena tidak ada formasi buat P3K dan lebih banyak formasi umum.

Lihat Jadwal Sisa Laga Persib Bandung Liga 1 2019, Ini Peringatan Robert Alberts Bahaya Lawan

"Kami cuma berharap pada CPNSD 2019 ini, ada formasi buat P3K. Kami sudah mengabdi sekian tahun dan harapannya tentu BKN bisa mengakomodir kami menjadi CPNSD walaupun secara bertahap," harap para P3K.

Sebelumnya Kepala  Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Kupang,  Drs. Guntur Subuh Taopan mengatakan,  kebutuhan di Kabupaten Kupang, dengan luas wilayah kabupaten ini tentu membutuhkan pegawai yang cukup banyak. Dirinya menyebutkan bahwa sesuai usulan ke Pusat total kebutuhan  1.050 orang. Disetujui KemenPAN 660 orang.

"Dari 660 orang ini dibagi 70 persen untuk  P3K dan 30 persen untuk  CPNS yang totalnya  246. Kita berharap kedepan kuota masih bisa bertambah lagi," harapnya.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, Pemkab Kupang sudah mengusulkan ke BKN soal P3K. Hal ini dengan maksud mengurangi beban dana APBD dalam membiayai P3K.

Dengan terakomodirnya para P3K dengan biaya APBN maka APBD Kabupaten Kupang bisa diarahkan ke program pembangunan lainnya. Namun, usulan tersebut belum ada jawaban dari BKN. Saat ini total pelamr yang sudah daftar melalui online 700-an tapi yang telah menghantar berkas sebanyak 100 orang dan sebagian masih ditunggu karena ada yang kirim lewat Posindo.

Secara terpisah calon CPNSD, Noviandri Baitanu, S.Pd dan Rita Damyanti Kore, S.Pd menyampaikan kalau mereka baru pertama mengikuti tes CPNS.

Walaupun diakui cukup banyak pelamar yang mendaftar untuk merebut formasi yang terbatas, tetapi keduanya sudah mempersiapkan diri untuk bersaing dengan para pelamar lainnya.(*)


BalasBalas ke semuaTeruskan

Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved