Timor Leste
Forum Bisnis jadi Momentum Perkuat Sinergi Indonesia dan Timor Leste
Ia menekankan bahwa momen ini bukan hanya ruang untuk memamerkan produk nasional, tetapi juga untuk membangun jejaring global.
POS-KUPANG.COM, DILI - Forum Bisnis Internasional Dili 2025 yang digelar Timor Leste berlangsung sukses. Forum Bisnis itu ditutup dengan seruan bersama untuk menjadikannya sebagai momentum memperkuat sinergi Indonesia dan Timor Leste.
Mengutip KBRN pada Selasa (2/9/2025), para pemimpin kedua negara sepakat bahwa kerja sama ekonomi tidak hanya soal transaksi perdagangan, tetapi juga membangun rasa saling percaya, kemitraan jangka panjang, dan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di kedua bangsa.
Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma yang hadir pada forum itu didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Flouri Rita Wuisan, Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Sony Libing, Kadis Koperasi dan UMKM, Lery Rupidara, Kadis Perhubungan, Mahadin Sibarani.
Baca juga: Lakukan Kunjungan ke Negara Timor Leste, Ini Agenda Bupati Timor Tengah Utara
Selain itu, hadir pula Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Joaz Bily Oemboe Wanda, Kadis Penanaman Modal dan Perijinan Terpatu Satu Pintu, Alexander Koroh, Kaban Pendapatan dan Aset Daerah, Alex Lumba, Kaban Pengelola Perbatasan Daerah, Maxi Nenabu, serta Karo Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, Selfi Nange.
Sebelumnya, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Timor Leste, Filipus Nino Pereira dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas terlaksananya Expo internasional pertama di negaranya.
Ia menekankan bahwa momen ini bukan hanya ruang untuk memamerkan produk nasional, tetapi juga untuk membangun jejaring global.
“Hari ini kita membuat sejarah. Kami membuka pintu bukan hanya untuk menunjukkan siapa kami, tetapi juga untuk mengulurkan tangan kepada dunia agar menjadi mitra dalam perjalanan ekonomi Timor-Leste,” ujar Nino.
“Expo ini adalah platform untuk menghubungkan produsen kami ke pasar global, mengundang investasi internasional, dan memadukan warisan leluhur dengan inovasi masa depan,” katanya.
Sebanyak 250 stand pameran yang diisi oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Timor Leste menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari kopi, cokelat organik, garam laut, hingga kerajinan tangan.
Kehadiran 93 tamu internasional dari 20 negara menjadi bukti meningkatnya perhatian dunia terhadap potensi ekonomi Timor Leste. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/forum-bisnis-ntt.jpg)