Pendaftaran CPNS 2019

Sudah 718 Orang Daftar Ikut Testing CPNS di Manggarai Barat

Jumlah calon peserta testing CPNS di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) yang sudah mendaftar secara online sebanyak 718 orang.

Sudah 718 Orang Daftar Ikut Testing CPNS di Manggarai Barat
POS-KUPANG.COM/Servatinus Mammilianus
Para peserta testing CPNS tahun 2018 lalu, saat diperiksa petugas sebelum masuk ke dalam ruangan ujian. 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Hingga Hari Senin (18/11/2019), jumlah calon peserta testing CPNS di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) yang sudah mendaftar secara online sebanyak 718 orang.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Mabar, Sebastianus Wantung, menyampaikan itu kepada POS-KUPANG.COM, melalui stafnya di bidang Perencanaan dan Formasi, Dionisius Prisaldus Katra, Senin tersebut.

"Jumlah yang sudah mendaftar sebanyak 718 orang tetapi untuk berkas fisiknya belum kami terima, kemungkinan siang," kata Dionisius.

Polres TTU Benarkan di Lokasi Kebakaran SDN 2 Tublopo Tercium Bau Bensin dan Temukan Linggis

Dijelaskannya bahwa para calon peserta testing CPNS itu mendaftar melalui Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).

Pendaftaran calon peserta testing CPNS di Mabar telah dimulai sejak Hari Kamis (14/11/2019) dan berlangsung hingga tanggal 28 November 2019.

Sebelumnya diberitakan, jumlah total kuota CPNS yang dibutuhkan di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) dalam testing kali ini sebanyak 154 orang.

Kasus Kakek Tiduri Cucu di TTS, Masih Kesakitan Korban Belum Bisa Bersekolah

Jumlah kuota itu masing-masing untuk tenaga pendidik sebanyak 76 orang, tenaga kesehatan sebanyak 59 orang dan tenaga teknis hanya 19 orang.

Rincian kebutuhan tenaga pendidik yaitu Guru Agama Katolik, Guru Bahasa Indonesia, Guru BP/BK, Guru IPA, Guru IPS, Guru SD, Guru Matematika, Guru PPKN, Guru Bahasa Inggris dan Guru Penjasorkes.

Rincian kebutuhan tenaga kesehatan yakni Apoteker, Bidan D IV, Dokter Umum, Dokter Gigi, Dokter Spesialis THT, Nutrisionis, Penyuluh Kesehatan Masyarakat, Asisten Apoteker, Bidan D III, Perawat dan Sanitarian.

Sedangkan rincian kebutuhan untuk tenaga teknis, yaitu Auditor, Pengawas Penyelenggara Urusan Pemerintahan Daerah, Penyuluh Pertanian, Analis Bangunan dan Perumahan, Analis Data dan Informasi, Analis Dokumen Perizinan, Analis Informasi, Analis Infrastruktur, Analis Penataan Kawasan, Analis Pengembangan Infrastruktr, Analis Pengembangan Wilayah, Analis Peraturan Investasi, Analis Perencanaan Wilayah Perumahan dan Pengelola Sumber Daya Air. (Laporan reporter pos-kupang.com, servatinus mammilianus)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved