Enam Atlet Pencak Silat NTT Dipastikan Lolos PON 2020 di Papua

atlet Pelatnas Sea Games karena atlet yang berada di Pelatnas mendapatkan penghargaan istimewa langsung ke PON XX.

Enam Atlet Pencak Silat NTT Dipastikan Lolos PON 2020 di Papua
Dokumen Pengprov IPSI NTT
Kontingen Atlet Pencak Silat NTT dalam Kejurnas Pra PON XX pada 12-17 November 2019 di Jakarta. 

Enam Atlet Pencak Silat NTT Dipastikan Lolos PON 2020 di Papua

POS-KUPANG.COM|JAKARTA --Sebanyak enam orang atlet pencak silat asal NTT dipastikan lolos ke PON XX pada tahun 2020 di Papua. Lima dari mereka lolos setelah berhasil meraih medali emas dalam Kejurnas Pra PON XX pada 12-17 November 2019 di Jakarta.

Sedangkan, atlet pencak silat putri Jeni E Kause sudah dipastikan lolos ke PON XX karena dia adalah atlet Pelatnas Sea Games karena atlet yang berada di Pelatnas mendapatkan penghargaan istimewa langsung ke PON XX.

Pelatih Kepala Pencak Silat NTT, Frengki A. Awiryanto mengatakan keberhasilan yang diperoleh tidak terlepas dari proses pembinaan yang berjenjang dan sistematis karena 5 atlet yang dipastikan lolos ke PON XX 2020 Papua merupakan atlet binaan Dispora NTT di Sentra PPLD dan PPLM.

Dia berharap tahun ini para atlet tetap mempertahankan eksistensinya sampai ke PON dan selalu rendah hati serta tetap giat dalam berlatih.

"Di gelanggang tidak ada yang hebat tapi siala yang lebih siap baik dari aspek fisik, teknik, taktik dan mental," ungkap pria yang akrab disapa Engki ini saat dihubungi Pos Kupang, Senin (18/11/2019).

Dia mengakui dari aspek mentalitas pertandingan kali ini sangat berpengaruh bagi atlet yang belum pernah tampil di event nasional.

"Saya mengakui atlet yang gagal kali ini sudah tampil secara maksimal namun pengalaman bertanding di ajang nasional yang masih kurang sehingga sangat berpengaruh terhadap prikologi mereka ketika berhadapan dengan mantan atlet Finalis Sea Games, PON Jabar dan juara Dunia," Ujar Frangki.

Oleh karena itu mantan jurnalis olahraga ini juga berharap Pengprov IPSI NTT bisa menggelar kejurda.

Tujuan utama dari kejurda ini, kata Frangki, untuk menjaring atlet berbakat yang akan menjadi atlet Pengprov dan kelak dipersipkan untuk pembinaan jangka panjang. Mereka juga harus mengikuti setiap event nasional guna memberi pengalaman bermain sekaligus pembinaan mental.

"Sejarah pertama untuk Pencak Silat NTT. Tahun 2016 PON Jabar hanya ada 2 yang lolos PON tapi semua gagal. Mudah - mudahan di PON anak-anak tetap menjaga eksistensinya untuk merah medali," imbuh pelatih Leonard Boymau.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov IPSI NTT, Andre Koreh, menilai prestasi yang berhasil diraih ini merupakan lompatan hampir tiga kali lipat dibanding PON di Bandung, Jawa Barat lalu.

Saat itu NTT hanya meloloskan dua atlet saja; satu dari nomor tanding dan satu dari nomor tunggal.

Perjalanan Penuh Liku dan Terjal Ahok hingga Digadang jadi Bos BUMN, Kini Kekayaannya Rp 25,6 Miliar

RAMALAN ZODIAK hari Senin 18 November 2019: Gemini Berani Lamar Kekasih, Aquarius Hari Menguntungkan

"Ini pencapaian luar biasa. Artinya selama 4 tahun terakhir kita mengalami peningkatan prestasi yang luar biasa. Saya berpesan ini bukan akhir. Ini baru langkah awal menuju kesuksesan. Target kita adalah meraih medali di PON XX Papua," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricardus Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved