7 Bulan Klaim RSUD Soe Belum Dibayarkan BPJS, Nilainya mencapai 4,9 Miliar

klaim rumah sakit kepada BPJS belum dibayarkan. Total nilai klaim tujuh bulan tersebut mencapai 4,9 Miliar

7 Bulan Klaim RSUD Soe Belum Dibayarkan BPJS, Nilainya mencapai 4,9 Miliar
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Direktur RSUD SoE, dr. Ria Tahun 

7 Bulan Klaim RSUD Soe Belum Dibayarkan BPJS, Nilainya mencapai 4,9 Miliar

POS-KUPANG.COM|SOE -- Direktur RSUD Soe, dr. Ria Tahun mengatakan, tujuh bulan terakhir (April-Oktober) 2019, klaim rumah sakit kepada BPJS belum dibayarkan. Total nilai klaim tujuh bulan tersebut mencapai 4,9 Miliar, dimana klaim INA-CBG dalam sebulan mencapai 700 juta.

" Untuk tahun 2019, klaim bulan Januari-Maret sudah dibayarkan BPJS pada April lalu. Sedangkan April hingga Oktober belum dibayarkan. Kita sudah membangun komunikasi dengan pihak BPJS agar klaim tersebut bisa segera dibayarkan. Informasinya dalam satu dua Minggu kedepan sudah bisa dibayarkan," ungkap Ria kepada pos kupang.com,Kamis (7/11/2019) di ruang kerjanya.

Dampak belum dibayarkan klaim tersebut, Ria mengakui, saat ini pihak RS mengalami kolaps. Namun, untungnya walau sudah berstatus BLUD, pihak rumah sakit masih mendapatkan intervensi anggaran untuk membayar gaji tenaga medis dan juga membeli obat-obatan. Saat ini Ria mengaku pihak rumah sakit hidup dari APBD.

" Jujur saja saat kita sudah kolaps, untung saja masih ada intervensi dari APBD untuk memperpanjang napas kita. Kita sudah berancang-ancang untuk melakukan peminjaman kepada pihak Bank untuk mengatasi kolaps ini. Namun hal tersebut harus mendapatkan persetujuan dari Bupati TTS," ujar Ria.

Keadaan kolaps yang dialami pihak RSUD Soe lanjut Ria, juga dialami rumah sakit lainnya di propinsi NTT dampak dari klaim INA-CBG yang belum dibayarkan oleh BPJS.

430 Ribu Rumah di NTT Tidak Layak Huni, DPD REI NTT Sudah Bangun 10.000 Rumah

DPMD Ende Gelar Bimtek Bagi Panitia Pilkades, Gunakan Dana Sesuai Kebutuhan

" Kondisi klaim yang belum dibayarkan BPJS ini bukan hanya kita di TTS yang alami, tetapi hampir seluruh rumah sakit di Provinsi NTT," pungkasnya. (Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved