TNI Beri Tips Memanfaatkan Pekarangan Rumah

Personil Pos Laktutus Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ memberikan tips tentang cara memanfaatkan pekarangan rumah

TNI Beri Tips Memanfaatkan Pekarangan Rumah
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Personil Pos Laktutus Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ memberikan tips tentang cara memanfaatkan pekarangan rumah kepada anak-anak usia sekolah di wilayah perbatasan

TNI Beri Tips Memanfaatkan Pekarangan Rumah

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA--Personil Pos Laktutus Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ memberikan tips tentang cara memanfaatkan pekarangan rumah kepada anak-anak usia sekolah di wilayah perbatasan.

TNI mengajarkan anak-anak agar bisa memanfaatkan pekarangan rumah untuk ditanami tanaman suyur-sayuran dan bumbu dapur. Agar menghemat tempat dan terlihat menarik, tanaman ditanam menggunakan polibag seperti yang sudah dilakukan personil Pos Laktutus.

Dansatgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ Letkol (Inf) Ikhsanudin S.Sos.,M.M kepada wartawan, Senin (4/11/2019) mengatakan, personil Pos Laktutus mengajarkan anak sekolah di Desa Foheka Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu tentang pemanfaatan pekarangan rumah.

Menurut Ikhsanudin, rata-rata warga di perbatasan memiliki pekarangan yang cukup luas namun belum ada warga yang memanfaatkan pekarangan. Padahal, pekarangan rumah bisa dimanfaatkan untuk ditanam sayur dan bumbu-bumbu dapur.

Kondisi ini bisa saja karena warga tidak terbiasa menggunakan pekarangan rumah untuk tanam-tanaman sayur dan juga bisa saja karena warga belum punya pengalaman dalam menata pekarangan.

Untuk itu, personil Pos Laktutus mencoba memanfaatkan pekarangan pos untuk ditanami sayur dan bumbu-bumbu dapur. Setelah jadi, personil Pos Laktutus mengajak anak-anak usia sekolah belajar di pos cara pemanfaatan pekarangan.

Kegiatan ini dipandu langsung oleh Danpos Laktutus, Letda (Inf) Jefri Gunawan didampingi beberapa personil.

Tampak anak-anak antusias mengikuti kegiatan itu dan mereka mengamati hasil karya dari anggota TNI.

Menurut Ikhsanudin, pada musim kemarau seperti sekarang ini, ketersedian sayur segar sangat terbatas. Bahkan warga tertentu tidak mengkonsumsi sayur karena ketiadaan sayur di kebun.

Gedung Kebaktian Jemaat Zaitun Pitay Telan Dana Rp 710 Juta Lebih

Renungan Harian Kristen Protestan, Senin, 4 November 2019 : Bahagia itu sederhana?

Hal seperti ini sesungguhnya bisa diatasi manakala masyarakat bisa menanam sayur di pekarangan rumah. Caranya mudah dan perawatan tidak membutuhkan anggaran. Setiap hari warga bisa menyiram tanaman dengan air sisa pakai dalam rumah tangga. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved