Launching Pancawindu Unflor Berlangsung Meriah
Kemeriahan Launching Pancawindu ditandai dengan penampilan para penari yang mengenakan sarung adat dari berbagai daerah di NTT.
Penulis: Romualdus Pius | Editor: Rosalina Woso
Launching Pancawindu Unflor Berlangsung Meriah
POS-KUPANG.COM|ENDE--Launching Pancawindu Universitas Flores berlangsung meriah, Jumat malam (1/11/2019) di Stadion Marilonga Ende yang ditandai dengan penampilan 1.750 orang penari kolosal yang mengenakan sarung adat berbagai daerah di NTT.
Disaksikan acara launching diawali dengan penampilan para penari caci dari Kabupaten Manggarai serta atraksi Menwa Unflor dan juga Komunitas Teater Mata.
Sebelumnya pada sore hari dilakukan parade budaya dengan mengambil star dari Jalan Soekarno, Kota Ende dan berakhir di Stadion Marilonga,Ende.
Kemeriahan Launching Pancawindu ditandai dengan penampilan para penari yang mengenakan sarung adat dari berbagai daerah di NTT.
Dibawah panduan, Rikin Raja selaku kereografi tampak penari dengan luwes membawakan berbagai gerakan tarian dibawah balutan sarung adat sehingga terlihat seakan ribuan kain adat yang sedang bergerak di lapangan.
Ketua Panitia, Ana Maria Gadi Djou dalam laporannya mengatakan bahwa semangat Pancasila perlu dipahami sebagai kesadaran kolektif bangsa dan ungkapan tentang nasionalisme.
Untuk itu diperlukan perubahan minset serta moral bangsa dalam memahami nilai – nilai budaya yang gayut dengan perkembangan.
Hal ini selayaknya dapat dipahami sebagai jati diri bangsa, untuk mengisi “rumah kita” di dalam kerangka Negara kesatuan yang berdaulat, sejahtera dan berkeadilan sosial. Dalam kaitan tersebut, kiranya perlu dilakukan kajian dari beberapa yakni beragam budaya bangsa Indonesia harus dikenalkan kembali sebagai jati diri bangsa.
Selain itu pendidikan bangsa perlu diingatkan sebagai hakekat tujuan dari semangat Pancasila yakni mencerdaskan kehidupan bangsa untuk meningkatkan daya saing bangsa dan terwujudnya kesejahteraan bangsa tanpa melupakan kebudayaan yang dimiliki.
Selain itu, peran serta Universitas Flores, Masyarakat Kabupaten Ende dan masyarakat pada umumnya serta para alumni, sebagai kaum intelektual di dalam ikut mencerdaskan kehidupan bangsa dan melestarikan budaya.
Untuk itulah dalam perayaan menyambut Panca Windu Universitas Flores mengambil tema “Rumah Kita Universitas Flores : Membangun kaum Intelektual, dalam semangat Pancasila, merajut persaudaraan sebagai mediator budaya”.
Tujuan Kegiatan kegiatan tersebut adalah untuk mendapatkan berbagai konsep strategis yang berkaitan dengan pemaknaan kembali Semangat Pancasila dan budaya dalam menjawab tantangan globalisasi para kaum intelektual.
Selain itu mempromosikan Universitas Flores serta memupuk semangat kebersamaan di kalangan civitas akademika, alumni dan masyarakat luas dalam mempertahankan dan meningkatkan peran Universitas Flores sebagai mediator budaya serta mendukung dan mengembangkan bakat dan kreativitas para kaum intelektual di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Adapun agenda kegiatan meliputi kuliah umum bersama pakar hukum tata negara, Refly Harun, SH, MH,LL.M dan Agus Adi Tetiro dengan tema membangun potensi diri sebagai mediator budaya mengawal ideologi, melawan radikalisme, Pancasila dari Ende untuk Nusantara” telah diselenggarakan pada Sabtu, 26 Oktober 2019, di Auditorium H.J Gadi Djou.
Misa sholat Jumat dan Ziarah dalam rangka pembukaan Launching Pancawindu Universitas Flores, Parade budaya, Opening Ceremony dan Sports Activities Ema Gadi Djou Memorial Cup yang tepat diselenggarakan hari ini 1 November 2019.