Kapolri Komjen Idham Azis 'Jual' 5 Program Jitu untuk Masyarakat dan Bangsa Indonesia, Apa Saja?

Kapolri Baru, Kapolri Komjen Idham Azis 'Jual' 5 Program Jitu untuk Masyarakat dan Bangsa Indonesia, Apa Saja?

Kapolri Komjen Idham Azis 'Jual' 5 Program Jitu untuk Masyarakat dan Bangsa Indonesia, Apa Saja?
(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)
Idham Azis 

Idham menyebutkan, biasanya anggota polisi yang mendatangi rumah dinas memiliki tiga maksud, yaitu meminta jabatan, mempertahankan jabatan, memintah sekolah. Ia pun meyakinkan anggota Komisi III terkait integritasnya selama ini.

"Bapak bisa cari track record saya. Untuk urusan itu saya tegak lurus, anak saya ini pernah ditilang, tangkap, proses 'saya bilang'," ujar dia.

4. Tujuh program prioritas Idham akan membawa tujuh program prioritas jika menjadi Kapolri. Ketujuh programa tersebut mempertimbangkan keberlanjutan program Polri sebelumnya dan memerhatikan sisa masa jabatan Kapolri yang tinggal 14 bulan lagi.

Pertama, mewujudkan SDM unggul. Idham ingin agar calon anggota Polri memiliki kualitas unggul, siap bekerja, dan mampu mewujudkan pembinaan karir yang obyektif. Kedua, pemantapan harkamtibmas atau pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurut Idham, program tersebut akan mengoptimalkan beberapa permasalahan, seperti deteksi dini intelijen, konflik sosial, unjuk rasa anarkistis, karhutla, radikalisme, kecelakaan lalu lintas. Tak hanya itu, program kedua tersebut diharapkan mengamankan agenda pilkada serentaka dan PON ke-20 di Papua pada 2020 mendatang.

Program ketiga adalah penguatan penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

Kempat, pemantapan manajemen media. Kelima, penguatan sinergi polisional. Keenam, penataan kelembagaan, dan terakhir penguatan pengawasan.

5. Menunjuk Kabareskrim baru untuk kasus Novel Terkait penggantinya di Kabareskrim, Idham mengatakan akan segera menunjuk Kabareskrim baru. Kabareskrim baru ini ditugaskan untuk melanjutkan penuntasan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

"Nanti begitu saya dilantik (sebagai Kapolri), saya akan menunjuk Kabareskrim baru dan nanti saya beri dia waktu untuk segera mengungkap kasus itu (Novel Baswedan)," kata Idham, dikutip dari pemberitaan Kompas.com (30/10/2019).

Namun, Idham Azis tak bersuara ketika ditanya mengenai tenggat waktu yang akan diberikan kepada Kabareskrim baru untuk menuntaskan kasus Novel. (*)

Halaman
1234
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved