Breaking News:

Gereja yang Memiskinkan Dalam Buku Perzinahan di Rumah Tuhan

Beberapa tenda dan sebuah panggung lagi dibangun dekat area Gong Perdamaian.

Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/GECIO VIANA
Suasana diskusi buku Perzinahan di Rumah Tuhan di Taman Nostalgia Kota Kupang, Kamis (24/10/2019). 

Gereja yang Memiskinkan dalam Buku Perzinahan di Rumah Tuhan

POS-KUPANG.COM--Pencahayaan di lokasi Taman Nostalgia, Kota Kupang, terlihat suram. Beberapa tenda dan sebuah panggung lagi dibangun dekat area Gong Perdamaian.

Pada lokasi Gong Perdamaian dengan pencahayaan yang suram, Kamis (24/10/2019), sekumpulan pemuda duduk melingkar dan berdiskusi.

Kali ini, perkumpulan pemuda yang diinisiatori oleh Angkatan Muda Adonara (AMA) Kupang ini mendiskusikan antologi cerita pendek (cerpen) Perzinahan di Rumah Tuhan karya Kopong Bunga Lamawuran.

Tahun 2017, antologi cerpen Perzinahan di Rumah Tuhan ini diterbitkan Penerbit Nusa Indah, Ende. Buku ini pernah diluncurkan dan dibedah oleh beberapa narasumber di Universitas Katolik Widya Mandira Kupang pada 2018 silam.

"Sebagian besar isi cerita dalam antologi ini membahas soal pendidikan, budaya, juga agama. Untuk yang terakhir, saya melihat kemiskinan juga adalah sebagian sumbangsih dari gereja," kata Kopong Bunga Lamawuran dalam dalam siaran pers yang diterima POS-KUPANG.COM, Sabtu (26/10/2019).

Kopong diberikan kesempatan cukup lama bercerita tentang isi buku. "Pemiskinan" oleh gereja ini dikisahkan dalam satu cerpen dalam buku itu. Dengan penghasilan yang minim dari hasil kebun, gereja kemudian 'memaksa' para petani menyerahkan pengasilan tersebut dalam bentuk 'aksi-aksi'.

Karena tidak ada pembicara lain yang diundang untuk membahas buku tersebut, maka dirinya hanya bisa berkisah tentang isi buku, tanpa lebih jauh membicarakan pemaknaan atas buku tersebut.

"Judul antologi 'Perzinahan di Rumah Tuhan' ini ada kaitan dengan isi dari beberapa cerita dalam buku," jelas Kopong.

"Selain itu, untuk menarik pembaca, tentu diperlukan sebuah judul yang menarik. Saya kira judul itu juga akan menjual beberapa tema yang cukup penting dalam isi buku," imbuhnya.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved