News

Pimpinan DPRD Sumba Timur Dilantik, Ini Agenda Mendesak yang Harus Segera Diselesaikan

Agenda lainnya membahas dan menetapkan tata tertib (tatib) Dewan dan menyusun seluruh alat kelengkapan dewan (AKD).

Pimpinan DPRD Sumba Timur Dilantik, Ini Agenda Mendesak yang Harus Segera Diselesaikan
POS-KUPANG. COM/ROBERT ROPO
AOF bersama Umbu Kahumbu Nggiku dan Yonathan Hani sedang mengambil sumpah dan janji Ketua dan Wakil Ketua DPRD Sumba Timur dari Ketua Pengadilan Negeri Waingapu Kelas II, Richard Edwin Basoeki, SH.,MH. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Robert Ropo

POS KUPANG, COM, WAINGAPU - Ujian pertama DPRD Sumba Timur (Sumtim) pascapelantikan pimpinan definitif, Selasa (22/10/2019), adalah membahas APBD daerah itu tahun 2020 agar tuntas akhir November 2019.

Agenda lainnya membahas dan menetapkan tata tertib (tatib) Dewan dan menyusun seluruh alat kelengkapan dewan (AKD).

"APBD 2020 secepatnya dibahas karena waktunya batas tanggal 31 November 2019. Jadi, kita secepatnya bahas ini dan kita sudah siap," ujar Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora, di sela-sela pelantikan pimpinan definitif DPRD setempat, Selasa (22/10/2019).

Terpisah, Ketua DPRD Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq, yang kini memasuki periode keenam menjadi anggota DPRD Sumba Timur, mengatakan, setelah pelantikan pimpinan DPRD definitif, Selasa (22/10), agenda Dewan hari berikutnya adalah menggelar sidang paripurna penetapan tata tertib (Tatib) Dewan, kemudian menyusun seluruh alat kelengkapan dewan (AKD).

Setelah semuanya finish, kata Ali, pihaknya mengundang Pemkab Sumba Timur mengikuti sidang membahas APBD 2020, sebab batas waktunya akhir November 2019.

"Untuk itu kita tidak main-main, kita dikejar waktu, sudah sangat mepet. Saya dan anggota optimistis pembahasan APBD 2020 selesai tepat waktu. Ini ujian pertama Dewan. Ini kesempatan bagi semua anggota Dewan menunjukkan marwah DPRD-nya dengan menjalankan tugas secara konsisten. Ini jalan dan ujian pertama yang harus ditunjukkan. Ini pintu masuknya," tegas Ali.

Untuk diketahui Ali Oemar Fadaq resmi menjadi ketua definitif DPRD Sumba Timur periode 2019-2024. Ali, politisi Golkar, dilantik bersama dengan Umbu Kahumbu Nggiku, politisi PDIP dan Yonathan Hani, politisi NasDem sebagai Wakil Ketua DPRD Sumba Timur oleh Ketua Pengadilan Negeri Waingapu, Richard Edwin Basoeki, SH, MH di ruang sidang DPRD setempat, Selasa (22/10/2019) pagi.

Pelantikan dihadiri Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora; Wakil Bupati, Lili Pekuwali; pimpinan Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan OPD, pimpinan BUMN/BUMD, dan tamu undangan lainnya.

Pelantikan berlangsung aman. Seusai pelantikan, bupati, wakil bupati, pimpinan Forkopimda, anggota DPRD, Sekda dan semua tamu undangan diberikan kesempatan untuk bersalaman dengan tiga pimpinan tersebut.

Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora, berharap kerja sama antara pimpinan DPRD, anggota Dewan dengan pemerintah daerah terus dibangun dan semakin erat untuk membangun masyarakat dan daerah Sumba Timur.

"Kerja sama yang erat itu terutama pada penyusunan APBD tahun anggaran 2020, sebab waktunya mepet, tinggal sebulan lagi," ujarnya.

Ali Fadaq pantas memimpin DPRD Sumba Timur. Ia sudah 22 tahun duduk di kursi DPRD Sumba Timur. Tujuh tahun mewakili PDI dan sudah 15 tahun mewakili Partai Golkar. Ali menjadi anggota DPRD pertama kali sejak tahun 1997. Saat itu PDI yang mengusungnya. *

Penulis: Robert Ropo
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved