KPK Ingatkan Para Menteri Soal Suap, Gratifikasi, hingga Uang Pelicin, Ini Saran Febri Diansyah

Jubir KPK ingatkan para Menteri soal Suap, gratifikasi, hingga uang pelicin, ini saran Febri Diansyah

KPK Ingatkan Para Menteri Soal Suap, Gratifikasi, hingga Uang Pelicin, Ini Saran Febri Diansyah
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Presiden RI, Joko Widodo melantik menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju dan pejabat setingkat menteri di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). 

Jubir KPK ingatkan para Menteri soal Suap, gratifikasi, hingga uang pelicin, ini saran Febri Diansyah

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Jubir KPK ingatkan para Menteri soal Suap, gratifikasi, hingga uang pelicin, ini saran Febri Diansyah.

Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) mengingatkan jajaran menteri dan anggota Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 untuk mewaspadai praktik-praktik korupsi yang dapat terjadi.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, para menteri mesti menyadari batasan-batasan yang diatur secara hukum seperti larangan menerima suap, gratifikasi, dan uang pelicin.

Istri Lanjutkan Cicilan Mobil Sang Mantan, Suami Marah dan Berujung Pembunuhan, Simak Kisahnya

"Segala sesuatu penerimaan yang berhubungan dengan jabatan, kami sarankan untuk ditolak sejak awal," kata Febri dalam keterangan tertulis, Kamis (24/10/2019).

Apabila tidak bisa menolak, kata Febri, para menteri dapat melaporkan penerimaan tersebut kepada KPK dalam batas waktu 30 hari kerja.

Di samping itu, KPK juga mengajak para menteri untuk ikut berpartisipasi dalam upaya pencegahan korupsi.

Baru Sehari Jadi Menag Fachrul Razi Langsung Diingatkan Ketua PKS Mardani Ali Sera Soal Radikalisme

Febri menyebut, KPK telah bekerja sama dengan instansi-instansi lain untuk mencegah korupsi lewat beberapa program seperti pemetaan sektor rawan korupsi, survei persepsi integritas, pendidikan antikorupsi di sejumlah jenjang pendidikan hingga revitalisasi APIP.

"Jika pemberantasan korupsi, baik penindakan ataupun pencegahan dilakukan secara serius, maka hal tersebut dapat berkontribusi mengawal upaya menyejahterakan rakyat dan pembangunan yang dilakukan di seluruh wilayah di Indonesia," kata Febri.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo berpesan kepada pada menteri yang baru dilantik untuk tidak melakukan korupsi.

Hal itu disampaikan Jokowi saat mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju. "Pertama, jangan korupsi. Menciptakan sistem yang menutup celah terjadinya korupsi," kata Jokowi kepada para menterinya, di teras Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). (Kompas.com/Ardito Ramadhan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kabinet Dilantik, KPK Ingatkan soal Suap, Gratifikasi, hingga Uang Pelicin",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved