Bayi Perempuan Diisi di Dalam Kantong Plastik Hitam Ditemukan Saat Mama Ima Mencari Pakan Babi

saksi 1 kemudian memanggil saksi Jhon Sudin dan saksi Vinsen yang kebetulan adalah tetangga rumahnya.

Bayi Perempuan Diisi di Dalam Kantong Plastik Hitam Ditemukan Saat Mama Ima Mencari Pakan Babi
POS KUPANG/ISTIMEWA
Kasus penemuan bayi di Sungai Ngali Leok, Kelurahan Watu, Manggarai. 

Bayi Perempuan Diisi di Dalam Kantong Plastik Hitam Ditemukan Saat Mama Ima Mencari Pakan Babi

POS-KUPANG.COM|RUTENG--Mama Ipi, saksi pertama yang menemukan bayi perempuan di Sungai Ngali Leok, Kelurahan Watu, Manggarai saat dimintai keterangan awal oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Watu, Bripka Andi Darma mengaku bayi yang ia temukan diisi dalam kantong plastik hitam.

Bayi itu ditemukan saat ia sedang mencari pakan ternak babi, Kamis (24/10/2019) pagi.

Mama Ipi, warga Watu ini menjelaskan, pada pukul 07.00 Wita ia berjalan melewati jalan setapak di kebun belakang rumahnya untuk memberi makan ternak babi dengan jarak sekitar 50 meter.

Saat dalam perjalanan ia melihat satu buah kantong kwarna hitam yang dikerubuti lalat serta mengeluarkan bau busuk.

Karena penasaran saksi 1 kemudian memanggil saksi Jhon Sudin dan saksi Vinsen yang kebetulan adalah tetangga rumahnya.

Dan setelah kantong tersebut dibuka di dalamnya ditemukan sesosok mayat bayi yang sudah mulai membusuk.

Saksi dan Warga kemudian melaporkan penemuan mayat ke Kantor Lurah watu dan Babinkamtibmas serta Babinsa Watu.

Menurut keterangan saksi, kepada petugas bhabinkamtibmas kalau kantong tersebut baru dilihat saksi pada hari ini karena kemarin sore pada saat saksi 1 melewati jalan tersebut saksi tidak melihat kantong tersebut di kebun jadi ada kecurigaan bahwa bayi itu dibuang oleh pelaku yang masih dalam lidik pada malam hari atau dini hari.

Petugas bhabinkamtibmas menghimbau kepada warga yg ada di TKP agar jika mengetahui informasi terkait orang yg dicurigai sebagai ibu/pelaku dari mayat bayi tersebut agar segera menginformasikan kepada petugas bhabinkamtibmas.

Tak Masuk Jajaran Menteri Jokowi-Maruf, AHY Titip Pesan Ini Ke Jokowi dan Kabinet Indonesia Maju

Renungan Harian Katolik, Kamis 24 Oktober 2019 : Api Roh Kudus

Kembangkan SDM Unggul dan Maju, Ini Yang Dilakukan Jurusan Administrasi Bisnis PNK

Mayat bayi tersebut kemudian di bawah ke kamar mayat RSUD Ruteng oleh petugas Indentifikasi Sat Reskrim Polres Manggarai dan setelah di mandikan dan dibungkus pihak kelurahan berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial Manggarai untuk dilakukan pemakaman karena mengingat mayat sudah mulai rusak krn menurut dokter bahwa jenasah bayi itu sudah berusia 3 atau 4 hari.(Laporan Reporter Pos Kupang.com, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Rosalina Woso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved