Polantas Polres Sumba Timur Incar Sepuluh Sasaran Pelanggar Lalin Dalam Operasi Zebra Turangga 2019

Pengendara wajib menganti dengan knalpot standar dan barang bukti akan langsung pihaknya musnahkan.

Polantas Polres Sumba Timur Incar Sepuluh Sasaran Pelanggar Lalin Dalam Operasi Zebra Turangga 2019
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Kasat Lantas Polres Sumba Timur, Iptu Leyfrids D. Mada, SH, saat menjadi narasumber dalam kegiatan sosialiasi di Studio Radio Max Fm Waingapu, Senin (21/10/2019). 

Polantas Polres Sumba Timur Incar Sepuluh Sasaran Pelanggar Lalin Dalam Operasi Zebra Turangga 2019

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU--Pihak Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumba Timur mengincar sepuluh sasaran bagi pelanggaran lalu lintas (Lalin) selama Operasi Zebra Turangga Tahun 2019. Operasi Zebra tersebut akan dilaksanakan sejak tanggal 23 Oktober-5 November 2019.

Kasat Lantas Polres Sumba Timur, Iptu Leyfrids D. Mada, SH kepada POS-KUPANG. COM, Selasa (22/10/2019) menjelaskan, Operasi Zebra adalah Operasi terpusat yang di gelar d seluruh wilayah Indonesia, untuk di NTT dengan sandi Operasi Zebra Turangga 2019 akan dimulai tanggal 23 Oktober sampai dengan 5 November 2019 atau selama 14 hari. Operasi Zebra di gelar setiap akhir tahun jelang Natal dan Tahun Baru atau sebelum pelaksanaan Operasi Lilin.

Leyfrids dalam Operasi Zebra itu pihaknya akan mengincar sejumlah pelanggaran lalu lintas bagi pengendara yakni surat-surat kendaraan SIM dan STNK, pengendara di bawah umur, batas kecepatan minimun, tidak mengunakan helm SNI saat berkendara.

Selain itu, menggunakan HP saat berkendara, berkendara dalam keadaan mabuk, melawan arus, tidak mengunakan sabuk pengaman, melanggar Trafict Lingt dan menggunakan knalpot racing pada sepeda motor.

Menurut Leyfrids, pengendara mabuk yang mengkonsumsi Miras akan langsung ditindak karena merupakan pelanggaran potensial yang merugikan pengendara atau penguna jalan lainnya.

Begitu juga kepada pengendara pelanggar tragic light sangat membahayakan pengguna jalan raya yang dapat menimbulkan korban luka ataupun meninggal sehingga akan pihaknya tindak dengan tegas. Satlantas sudah membentuk tim khusus untuk melakukan patroli saat jam rawan.

"Diharapkan agar para pengendara selalu taat berlalulintas, terutama di jalur trafic light yang sering dilanggar oleh para pengendara,"ungkap Leyfrids.

Leyfrids juga menegaskan, untuk pemilik Ranmor yang menggunakan lampu kendaraan yang tidak sesuai standar juga akan dilakukan tindakan tegas oleh pihaknya dan pengedara wajib menganti dengan lampu standar karena penggunaan lampu yang tidak sesuai akan sangat menggangu.

Begitu juga untuk pengguna Ranmor yang mengunakan knalpot racing menjadi atensi/sasaran utama dalam operasi Zebra. Pengendara wajib menganti dengan knalpot standar dan barang bukti akan langsung pihaknya musnahkan.

Leyfrids meminta kepada para pengguna kendaraan bermotor selalu mentaati aturan dalam berlalu lintas dengan melengkapi segala dokumen kendaraan dan taat pada tata tertib berlalu lintas, sehingga tidak terjaring dalam operasi tersebut. Jadilah pelopor keselamatan berlalulintas.

"untuk itu diminta kepada para pengguna kendaraan bermotor selalu membawa kelengkapan agar tidak terjaring Operasi ini. Tujuan dari operasi adalah untuk menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas,"pinta Leyfrids.

Dikatakan, Leyfrids, Operasi Zebra akan digelar di seluruh wilayah hukum Polres Sumba Timur dengan giat preventif dan penegakan hukum di setiap kecamatan.
Operasi Zebra ini melibatkan TNI, Dinas Perhubungan dan Dispenda, selain itu juga fungsi pengawasan internal yakni Propam.

Gerindra dan Prabowo Masuk Kabinet, Ini Penilaian Adi Prayitno Terhadap Gaya Jokowi

Kebutuhan Telur Untuk Restaurant di Labuan Bajo Masih Mengalami Masalah Kualitas

Posisi Duduk Ahok BTP & Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Disorot di Pelantikan Jokowi-Maruf Amin

"Operasi kita akan dilaksanakan di setiap jalan utama ataupun daerah rawan. Satlantas setiap hari menggelar Turjawali saat jam rawan baik pagi maupun malam, untuk Kota Waingapu ada 17 titik yang sudah di petakan oleh Satlantas,"jelas Leyfrids. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved