Bupati Ende Imbau Warga Setiap Hari Kamis Tidak Konsumsi Beras

Pejabat Bupati Ende Drs Djafar Achmad imbau setiap hari kamis warga tidak konsumsi beras

Bupati Ende Imbau Warga Setiap Hari Kamis Tidak Konsumsi Beras
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
Bupati Ende, Drs Djafar Achmad Menyerahkan 

Pejabat Bupati Ende Drs Djafar Achmad imbau setiap hari kamis warga tidak konsumsi beras

POS-KUPANG.COM | ENDE - Bupati Ende, Drs Djafar Achmad menghimbau untuk melakukan gerakan"One Day No Rice" atau Makan Sehari Tanpa Beras yakni disetiap Hari Kamis, bagi seluruh penduduk Kabupaten Ende.

Bupati Ende, Drs Djafar Achmad mengatakan hal itu dalam sambutanya pada pelaksanaan peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) Tingkat Kabupaten Ende, Selasa (22/10/2019) di Kantor Camat Ende Timur.

14,61 Persen Pangan di Ende Dipasok dari Luar

Dikatakan apabila penduduk Kabupaten Ende setiap hari Kamis tidak mengkonsusi beras maka dapat menghemat beras sebanyak 127,85 ton sehari, jika dikomulatifkan untuk satu tahun (52 hari), maka penduduk Kabupaten Ende dapat menghemat beras sebanyak 6.648 ton beras.

Bupati Djafar juga meminta agar setiap desa dan kelurahan seluruh Kabupaten Ende, wajib menyediakan lahan atau kebun untuk menghasilkan pangan sendiri dan mengembangkan kembali tanaman pangan lokal yang hampir punah.

Pemkab Lembata Pakai Strategi Pinjaman Daerah Bangun Infrastruktur

Bupati Djafar juga mencanangkan kembali gerakan pemanfaatan pekarangan di Kantor Pemerintah, Kantor swasta, sekolah serta pekarangan rumah penduduk sebagai lahan penyedia bahan pangan, dengan kegiatan budidaya aneka sayur, buah-buahan, ternak dan ikan untuk sebagai suatu gerakan percontohan dan motivasi untuk seluruh masyarakat.

"Setiap kegiatan rapat-rapat kedinasan yang diselenggarakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN, BUMD, acara didesa, wajib menyajikan menu konsumsi berbahan baku pangan lokal," ujar Bupati Djafar.

Bupati Djafar mewajibkan seluruh sekolah dari tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama dan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas, mengenalkan dunia pertanian bagi anak didik dalam kegiatan muatan lokal (Mulok) atau ekstra kurikulum.

Untuk Pengusaha yang bergerak dibidang bisnis penyediaan bahan pangan untuk masyarakat kabupaten Ende, agar tetap menjaga ketersediaan pangan, stabilitas harga, keamanan pangan terkait dengan jangka waktu kedaluarsa.

Bagi petani dan kelompok tani yang memproduksi pangan, yang sehat dan aman, penggunaan pupuk dan pestisida kimia harus lebih bertanggungjawab dan secara perlahan harus bergeser ke pertanian organik yang ramah lingkungan/bebas penggunaan bahan kimia.

Bagi Lembaga Pendidikan dan LSM, serta mitra kerja di sektor pertanian, agar dapat berkoordinasi dan bekerjasama dalam pembangunan pertanian secara umum di Kabupaten Ende ini.

Untuk lembaga yang menangani sektor pertanian secara langsung, agar selalu semangat dan berinovasi untuk membimbing petani dan mengembangan pertanian sehingga berdaya saing global.

Gerakan untuk mengurangi pemborosan pangan dalam acara -acara pesta atau sejenisnya.

Untuk menjaga kemananan pangan dan pangan sehat yang dikonsumsi oleh masyarakat, maka kepada seluruh pengusaha rumah makan agar memperhatikan higeines makanan dan proses pengolahan makanan yang baik, bukan sekedar mengejar keuntungan semata.

"Kepada Dinas Kesehatan dan Balai POM untuk melakukan pembinaan secara rutin ke rumah makan atau sejenisnya," ujar Bupati Djafar. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved