Jadi Definif, 44 Desa Persiapan di Sumba Timur Masih Tunggu Kode Desa Dari Pemerintah Pusat

terkait persyaratan yang perlu disiapkan untuk menjadi desa definitif pihaknya sudah menyiapkan semua.

Jadi Definif, 44 Desa Persiapan di Sumba Timur Masih Tunggu Kode Desa Dari Pemerintah Pusat
pos kupang
Kepala Dinas PMD Sumba Timur, Yacobus Yiwa 

44 Desa Persiapan di Sumba Timur Masih Tunggu Kode Desa Dari Pemerintah Pusat Untuk Jadi Desa Definitif

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU--Sebanyak 44 desa Persiapan di Kabupaten Sumba Timur hingga saat ini belum menjadi desa definitif karena masih menunggu kode desa dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumba Timur, Yacobus Yiwa, menyampaikan itu kepada POS-KUPANG.COM, Senin (21/10/2019).

Yiwa mengatakan, terkait persyaratan yang perlu disiapkan untuk menjadi desa definitif pihaknya sudah menyiapkan semua.

"Sudah proses dari Desa ke Kabupaten, sudah juga sidang DPRD, DPRD juga sudah oke tapi tinggal kode desa untuk ditetapkan jadi Perda Desa Definitif. Sudah dibahas dan sudah dapat nomor register dari Gubernur juga, jadi tidak ada masalah kita ini tinggal tunggu kode itu dari pusat,"jelas Yiwa.

Yiwa mengatakan, terkait untuk ditetapkan jadi desa definitif, dari 44 desa persiapan itu ada 24 desa pihak pemerintah pusat sudah melakukan uji faktual, sedangkan untuk 20 desa persiapan lainya pada tahun ini diundang untuk dilakukan uji faktual.

"Kita juga sudah siap disini tergantung waktunya pemerintah pusat. Saya dengan pak Sekda bersama ketua DPRD yang lalu kami menghadap langsung di Kementerian Dalam Negeri untuk Min a mereka datang kita siapkan dana,"ungkap Yiwa.

Perumda Tirta Komodo Lakukan Penggiliran Distribusi Air Bersih di IKK Cancar, Ini Alasannya

Warga Golo Linus Manggarai Timur Geger, Aloysius Rama Ditemukan Tewas di Kebun Kopi

Video Panas Cewek Berseragam Pramuka Viral di WhatsApp (WA) , Berhubungan Badan di Ruang Tamu

Yiwa berharap, agar Pemerintah Pusat segera mengeluarkan kode desa itu, sehingga desa secepatnya menjadi status desa definitif, sebab saat ini masyarakat sudah menunggu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved