Ingat Kasus Pencabulan Siswi SMP di Dalam Mobil, Ini Perkembangan Penyidikan di Kepolisian

Ingat Kasus pencabulan siswi SMP di dalam mobil, ini perkembangan penyidikan di Kepolisian

Ingat Kasus Pencabulan Siswi SMP di Dalam Mobil, Ini Perkembangan Penyidikan di Kepolisian
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, SH., MH 

Ingat Kasus pencabulan siswi SMP di dalam mobil, ini perkembangan penyidikan di Kepolisian

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kupang Kota tengah melengkapi berkas perkara kasus pencabulan siswi SMP di dalam mobil. Siswi SMP yang menjadi korban dalam kasus ini berinisial MSK (15).

MSK dicabuli di dalam mobil oleh pelaku yang berinisial AFA (18). Pelaku mencabuli korban di dalam mobil di parkiran rumah jabatan Bupati Kupang Jln RA Kartini Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang pada Rabu (17/7/2019) lalu.

Presiden Jokowi Minta Para Pejabat Perlu Mendobrak Rutinitas, Ini Tujuannya

Keduanya tertangkap tanpa berbusana oleh aparat Satpol PP yang tengah berjaga di kantor tersebut karena menaruh curiga mobil merek Suzuki Ignis itu terlalu lama parkir.

Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, SH., MH melalui Kaur Bin Orps (KBO) Satreskrim Polres Kupang Kota, Ipda I Wayan P. Sujana, SH saat ditemui di Mapolres Kupang Kota, Sabtu (19/10/2019).

Dikatakannya, pihak penyidik sebelumnya telah melakukan pelimpahan berkas perkara tahap satu Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang beberapa waktu lalu.

Reaksi Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno Saat Disapa Pantun Ketua MPR Bambang Soesatyo

Selanjutnya, JPU telah mengembalikan berkas perkara tersebut kepada Satreskrim Polres Kupang Kota.

"Masih ada petunjuk jaksa, kami tengah melengkapi petunjuk jaksa tersebut kemudian akan kami kirim lagi," katanya.

Petunjuk jaksa, lanjut Ipda I Wayan, yakni melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap aparat Satpol PP yang menemukan korban dicabuli oleh pelaku di dalam mobil.

Atas perbuatannya, pelaku diancam hukuman penjara paling lama 15 tahun hukuman penjara.

Halaman
123
Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved