Bikin Baper, Kalimat Gubernur NTT Viktor Laiskodat Saat Pamit ke Masyarakat NTT Masuk Kabinet Jokowi

Mengharukan, Kata-Kata Gubernur NTT Viktor Laiskodat Saat Pamit ke Masyarakat NTT Masuk Kabinet Jokowi

Tribunnews
Gubernur NTT, Viktor Laiskodat sebut orang miskin tidak bisa masuk surga 

Mengharukan, Kata-Kata Gubernur NTT Viktor Laiskodat Saat Pamit ke Masyarakat NTT Masuk Kabinet Jokowi

POS-KUPANG. COM|KUPANG - Mengharukan, Kata-Kata Gubernur NTT Viktor Laiskodat Saat Pamit ke Masyarakat NTT Masuk Kabinet Jokowi

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat sudah memohon izin kepada seluruh rakyat NTT jika diperintahkan masuki kabinet Jokowi-Ma'aruf Amin yang akan dilantik, Minggu, 20 Oktober ini.

"Saya mohon izin jangan sampai ditugaskan Presiden untuk tetap bertugas di Jakarta. Jangan sampai besok saya ke Jakarta dan dapat tugas yang lebih besar. Saya tidak lari dari tanggung jawab, tapi kalau diperintah saya siap. Dan, kalau disuruh pilih mau tetap gubernur atau menteri pasti saya pilih gubernur, tapi kalau diperintah oleh presiden saya siap melaksanakan tugas negara demi kepentingan yang lebih besar NKRI," kata Gubernur Viktor Laiskodat saat memberikan petuah pada syukuran rakyat atas pelantikan Emanuel Melkiades Laka Lena sebagai DPR RI di Gedung Golkar NTT, Jalan Frans Seda, Kamis (17/10/2019) malam.

Informasi yang berkembang, Viktor Bungtilu Laiskodat akan menduduki kursi Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Untuk kepentingan itu, besok Viktor Laiskodat ke Jakarta untuk bertemu Presiden Jokowi.

Gubernur Viktor Laiskodat mengatakan, Tuhan berkenan Jokowi memerintahkan dirinya menteri, perhatiannya terhadap NTT tetap dilakukan. Dirinya mengaku sangat cinta NTT karena itu seluruh tenaga dan pikiran dituangkan untuk NTT Bangkit, NTT Sejahrera.

Gubernur Viktor Laiskodat mengatakan NTT tidak diperhitungkan di mata nasional tapi Presiden Jokowi telah memberikan perhatian penuh. Dan, pada periode kedua ini perhatian Presiden akan lebih besar, untuk itu seluruh rakyat harus siap.

Pesan Gubernur NTT kepada Melki Laka Lena

Gubernur Viktor Laiskodat juga mengajak Melki Laka Lena yang akan duduk di komisi IX yang membidangi kesehatan, tenaga kerja dan kependudukan bersama 12 anggota DPR RI lainnya harus memberikan perhatian lebih kepada masyarakat NTT yang angka stuntingnya masih tinggi, masalah tenaga kerja yang kurang profesional dan lainnya.

Viktor Laiskodat bersama Istri, Julie Laiskodat
Viktor Laiskodat bersama Istri, Julie Laiskodat (instagram/@juliesutrisno_laiskodat)

Gubernur Viktor Laiskodat mengatakan, menjadi anggota DPR adalah pejabat negara yang paling enak, datang duduk, maki-maki terima gaji. Namun masyarakat berpikir anggota Dewan itu eksekutor.

"Kita berharap Melki Laka Lena dapat menjadi pimpinan komisi. Dengar-dengar di komisi IX yang membidangi kesehatan, tenaga kerja dan kependudukan. Komisi yang sangat dibutuhkan untuk menjawab kepentingan masyarakat NTT. NTT ke depan mendapat berkat yang luar biasa, triliunan rupiah akan mengalir ke NTT. Salah satunya proyek pipa bawah laut yang tenaga kerjanya kebanyakan dari Jepang yang wajib singgah di NTT.

Untuk itu, NTT harus siapkan hotel yang menjawab style orang Jepang bentuknya bulat, pijat yang profesional karena orang Jepang suka pijat setelah bekerja. Ini tantangan buat Melki,"kata Gubernur Viktor Laiskodat .

Berikut masalah kesehatan. Di NTT stunting tinggi tapi sudah ada langkah-langkah yang sudah mulai turun.Ini butuh kerja keras DPR RI, ini butuh orang hebat. NTT tidak diingat di DPR RI jadi butuh orang hebat dan harus ribut. Kita bersyukur Presiden Jokowi telah memberikan perhatian serius dengan NTT jika diperkuat oleh 13 anggota DPR RI asal NTT.

Kondisi Indonesia yang 9 persen warganya terpapar radikalisme, menjadi pekerjaan berat bagi Melki yang orangtuanya berasal dari Ende, kota lahirnya Pancasila.

Ia Melki harus berani, jadi manusia pembaharu, menerobos jangan tanganga di sana, harus ribut tapi berilmu. Apakah Melki bisa ganti Johnny G Plate, Viktor Laiskodat yang ribut tapi cerdas.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved