Rabu, 6 Mei 2026

Dirut PT. Garam Persero Sebut Potensi Garam di Kabupaten Kupang Berkelas Internasional

Kualitas Garam Kabupaten Kupang rupanya menarik perhatian dunia. Terbukti pada beberapa pagelaran Internasional salah satunya di negara China

Tayang:
Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
Dok Humas Setda Kupang
Bupati Kupang, Korinus Masneno bersama pejabat lainnya pada panen garam di Bipolo, Kecamatan Sulamu, Rabu (16/10/2019). 

Dirut PT. Garam Persero Sebut Potensi Garam di Kabupaten Kupang Berkelas Internasional

POS-KUPANG.COM I OELAMASI--Kualitas Garam Kabupaten Kupang rupanya menarik perhatian dunia. Terbukti pada beberapa pagelaran Internasional salah satunya di negara China, Garam Kabupaten Kupang dijadikan bahan promosi dalam pameran.

Khusus di Kabupaten Kupang, target produksi Garam dari PT. Garam untuk tahun 2019 sebanyak 17.000 Ton dan sudah mencapai target lebih dari 50 persen yang dikerjakan dilahan seluas 300 hektar.

Hal ini disampaikan Direktur Utama (Dirut)  PT. Garam Persero Budi Sasongko pada acara panen Garam di tambak garam Bipolo Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang, Rabu (16/10/2019) lalu.

Dalam Rilis Berita Humas Setda Kupang yang dikirim ke POS KUPANG.COM, Jumat (18/10/2019) menyebutkan, hadir pada kesempatan ini Bupati Kupang Korinus Masneno,  Kapolres Kupang AKBP Indera Gunawan, SIK, pejabat Kodim  1604 Kupang, Kadis Perikanan Kabupaten  Kupang,  Novita Funay, Kepala Divisi Produksi Bahan Baku Sugiatono, Perwakilan Undana,  Dr. Bastian Liufeto, Camat Sulamu, Adrian Abineno,SH, Ketua Klasis Sulamu, Kepala Desa beserta masyarakat Desa Bipolo.

Budi menuturkan, pihaknya kedepan  akan berproduksi mencapai 100 ton/hektar dengan mengembangkan inovasi dan teknologinya secara baik berkerjasama dengan tim peneliti dan Universitas Nusa Cendana Kupang.

Dijelaskannya bahwa kualitas garam di Kabupaten Kupang sangat baik disebabkan beberapa faktor. Siantaranya pantai sekitar tambak yang landai, kemarau panjang dengan sinar matahari yang panas dan terik, arah angin yang baik dan kualitas air lautnya bagus.

“Garam produksi Kabupaten Kupang enak dan kedepan kita akan tingkatkan produksinya untuk pemenuhan kebutuhan dalam negerti bahkan bisa untuk diekspor,” katanya.

Budi tidak menampik kualitas garam di Bipolo Kabupaten Kupang sangat bagus bahkan lebih baik dari garam produksi di Jawa. Dirinya menargetkan menyiapkan pemasaran yang berkelas lewat pembuatan merk, pengemasan khusus dengan promosi sehingga dapat dijual namun tetap mengedepankan citra Bipolo Kabupaten Kupang sebagai lokasi produksinya.

"Saat ini sudah ada 150 tenaga kerja yang diserap di PT. Garam dan sebagian besar merupakan masyarakat Bipolo yang sudah memiliki kemampuan produksi garam secara baik," jelasnya.

Terkait dengan produksi garam sendiri dikatakan Budi pada tahun 2018 mencapai 8.900 ton, namun  tetap diupayakan tahun 2019 ini dapat ditingkatkan produksinya dengan memperlebar luas lahannya dan membangun pabrik.

Bupati Kupang Korinus Masneno atas nama pemerintah dan warga  Kabupaten Kupang dan s mnyampaikan profisiat kepada Dirut PT. Garam Persero dan jajaran yang telah mencoba memulai dari kesulitan dan bisa sampai pada tahap ini.

Dijelaskannya bahwa banyak orang yang datang ke NTT khususnya ke Kabupaten  Kupang untuk berusaha tapi sedikit yang mau menerima ketika mengalami kesulitan dalam usaha.

“Apapun yang kita alami dengan potensi yg kita miliki, tapi ketika kita mau mulai membanting langkah pertama untuk membangun bersama rakyat, maka percayalah bahwa waktunya akan tiba kita bersama dengan rakyat kita akan mencapai kesejahteraan yang lebih baik dari hari ini,” ungkap Masneno. 

Bupati Kupang Korinus Masneno berharap PT. Garam dapat terus berkarya bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kupang dan mengembangkan produksi garam terbaik yang bukan hanya dapat mencukupi kebutuhan garam nasional saja tetapi juga lewat brandnya dapat di ekspor sampai keluar negeri.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved