TRIBUN WIKI: Menikmati Gurihnya Kopi Leubatang Lembata di Expo Uyelewun Raya

TRIBUN WIKI: Menikmati Gurihnya Kopi Leubatang Lembata di Expo Uyelewun Raya

TRIBUN WIKI: Menikmati Gurihnya Kopi Leubatang Lembata di Expo Uyelewun Raya
POS KUPANG.COM/RICKO WAWO
Bendahara PKK Desa Leubatang, Fatmawati sedang berpose di depan Stand Kopi Lebuatang dalam acara Expo Uyelewun Raya, Kamis (17/10/2019) 

TRIBUN WIKI: Menikmati Gurihnya Kopi Leubatang Lembata di Expo Uyelewun Raya

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Jika anda penikmati kopi dan saat ini hendak mengikuti Expo Budaya Uyelewun Raya di Desa Benihading 1, Kecamatan Buyasuri, jangan lupa untuk mampir di stand Desa Leubatang dan sejenak mencicip gurihnya Kopi L atau Kopi Leubatang.

Selain ada pangan lokal, kain tenun dan kerajinan tangan lain, Kelompok PKK yang terdiri dari para ibu juga menjagokan kopi asli Leubatang sebagai andalan.

BREAKING NEWS: Rumah Ludes Terbakar Api, Umbu Nawa dan Kelurarganya Tinggal Pakaian di Badan

Kopi dengan cita rasa jahe ini memang terkenal gurih dan nikmat. Tak heran, banyak pengunjung expo yang singgah di stand tersebut untuk melepas lelah sambil menikmati Kopi L
Bendahara PKK Desa Leubatang, Fatmawati mengungkapkan mayoritas masyarakat Desa Leubatang sudah sering minum kopi asli dari kampung mereka.

Namun baru tahun lalu, ide untuk mempromosikan Kopi L mulai dicetuskan dan mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Leubatang Slamet Hadmin Lamabawa.

"Biji kopi itu ada di setiap rumah. Namun tahun ini baru dibuat kemasan. Ini juga salah satu potensi desa," ungkapnya, Jumat (17/10/2019).

Komunitas Ana Tana Sumba Timur Berharap Pelantikan Jokowi-Maruf Berjalan Aman

Dia menambahkan awalnya pengembangan kopi tersebut memakai dana PKK sebesar Rp500 ribu baru kemudian pemerintah desa mendukungnya dengan bungkusan kemasan.

"Selama ini belum ada produksi keluar. Biasanya kopi ini produksi untuk konsumsi sendiri."

Selain bisa langsung diminum di lokasi stand, pengunjung juga bisa langsung membelinya dalam kemasan satu gram, seperempat kilogram, setengah kilogram sampai satu kilogram.

"Harapannya kami bisa memperkenalkan kopi khas daerah untuk ekspor keluar. Kalau ini berhasil kita bikin untuk budidaya kopi lagi karena masyarakat yang tanam kopi sendiri," imbuh Fatmawati.

Pemerintah Kabupaten Lembata saat ini sedang mengadakan Expo Uyelewun Raya di Desa Benihading 1, Kecamatan Buyasuri. Kegiatan atraksi budaya ini dilangsungkan dari 17-19 Oktober 2019 dan melibatkan 42 desa di Kecamatan Buyasuri dan Omesuri.

Beragam pameran seni, kuliner, dan budaya dihadirkan di dalam festival tahunan busaya Kedang tersebut. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RICKO WAWO)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved