Presiden Jokowi Bertemu Paguyuban Warga Pendatang di Papua, Ini Harapan Mereka

Presiden Jokowi bertemu paguyuban warga pendatang di Papua, ini harapan mereka

Presiden Jokowi Bertemu Paguyuban Warga Pendatang di Papua, Ini Harapan Mereka
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Paguyuban warga pendatang di Papua usai pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (15/10/2019). 

Presiden Jokowi bertemu paguyuban warga pendatang di Papua, ini harapan mereka

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Presiden Joko Widodo, Selasa (15/10/2019), menerima ketua paguyuban warga pendatang di Papua.

Ada 13 ketua paguyuban yang hadir mewakili daerahnya masing-masing, mulai dari paguyuban kerukunan Sulawesi Selatan, paguyuban Jawa Madura, paguyuban Kawanua, paguyuban Sriwijaya, paguyuban Minang, paguyuban kerukunan Maluku Utara, serta paguyuban Jawa barat.

Bupati Sumba Barat Daya Minta Pimpinan OPD Lakukan Analisis Kebutuhan Tenaga Kontrak

Pertemuan berlangsung tertutup dari awak media. "Intinya kita menghadap Pak Presiden selaku anak dari daerah ingin mensupport, mendukung dalam rangka menciptakan ketertiban, ketentraman di Papua termasuk untuk kelancaran pembangunan di Papua," kata Mansur, Ketua Paguyuban warga Sulawesi Selatan di Papua, usai pertemuan.

Mansur mengatakan, paguyuban warga pendatang di Papua mendukung pemerintah untuk membuat suasana yang tentram, aman, kondusif bagi warga dalam menjalankan aktivitas sosial dan kemasyarakatan di Papua.

Bupati Sumba Barat Daya Ingatkan Tenaga Kontrak Daerah, Masa Kerja Sampai 31 Desember 2019

Ke depannya, mereka berharap tidak ada lagi kerusuhan yang terjadi di Papua hingga menimbulkan korban jiwa.

"Soal menyampaikan aksi unjuk rasa itu hak dan kewajiban rakyat dan dijamin dengan UU. Tapi kita mencoba, korban seperti kemarin yang terjadi di Wamena dan Jayapura. Untuk tidak ada lagi korban harta dan jiwa di Papua seluruhnya. Papua dan Papua barat," kata dia.

Pasca kerusuhan yang terjadi beberapa waktu lalu, Mansur mengakui banyak warga pendatang di Papua yang memilih untuk kembali ke kampung halamannya.

Ia menilai hal itu wajar karena banyak pendatang yang merasa masih trauma. Namun, ia memastikan mereka akan kembali ke Papua setelah suasana kondusif.

"Tetap menjadi warga negara Indonesia yang berdomisili di Wamena, Jayapura dan papua sekitarnya. Dan itu sementara saja. Dan Insya Allah akan kembali seperti semula," sambungnya. (Kompas.com/Ihsanuddin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Presiden Jokowi Bertemu Paguyuban Warga Pendatang di Papua",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved