Selasa, 7 April 2026

Kades Mata Air Mengaku Gembira Warganya Dapat Program Teknologi Budidaya Perikanan Bioflock

Pejabat Kades Mata Air Mengaku Gembira warganya dapat program teknologi budidaya perikanan bioflock

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Kepala Desa Mata Air, Benyamin Kanuk saat memantau uji coba Teknologi Budidaya Perikanan Bioflock, Senin (14/10/2019) 

Pejabat Kades Mata Air Mengaku Gembira warganya dapat program teknologi budidaya perikanan bioflock

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Kepala Desa (Kades) Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Benyamin Kanuk merasa sangat gembira lantaran kelompok perikanan di desanya mendapat bantuan bernilai dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Dirjen Perikanan Budidaya.

Bantuan Teknologi Budidaya Perikanan Bioflock ini diyakini diterima masyarakat akan mampu meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat terutama 2 kelompok penerima.

BREAKING NEWS: Diduga Keracunan, 6 Warga Desa Oebelo TTS Dilarikan ke Puskesmas Panite

Menurut Benyamin Kanuk disela-sela kegiatan di Desa Mata Air, Senin (14/10/2019), dalam tiga bulan ke depan, kelompok akan panen ikan nila dan ini tentu akan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Dirinya berharap, kelompok yang sudah menerima bantuan, dapat juga menghasilkan kelompok baru. Desa Mata Air memiliki potensi sumber mata air yang cocok untuk program bioflock.

Dampak jangka panjang katanya, akan mampu meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat atau kelompok tani di Desa Mata Air. "dari 20.000 ekor nila merah yang disebar di 10 kolam bioflock itu, saya harapkan dalam waktu 4 bulan sudah bisa panen," ujar Kanuk.

BREAKING NEWS: Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri dan Tinggalkan Surat Wasiat

Untuk diketahui, Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi, menerapkan teknologi budidaya perikanan Bioflock di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Teknologi Bioflock ini untuk meningkatkan kualitas hasil perikanan yang sebelumnya sudah diterapkan
di Kota Kupang, Kabupaten TTS, Kabupaten TTU dan Kabupaten Manggarai Timur.

Rizal Kurniawan dari Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi, kepada wartawan di Desa Mata Air, Senin (14/10/2019) mengatakan, bantuan perikanan sistem bioflock dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melalui Dirjen Perikanan Budidaya bagi kelompok perikanan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved