TRIBUN WIKI: Pantai Salura Sumba Timur Suguhkan Pasir Putih dan Birunya Laut
TRIBUN WIKI: Pantai Salura Sumba Timur suguhkan Pasir putih dan birunya laut
Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
TRIBUN WIKI: Pantai Salura Sumba Timur suguhkan Pasir putih dan birunya laut
POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Pantai Salura merupakan salah satu pantai yang paling eksostis karena menyuguhkan pasir putih yang sungguh indah dan birunya air laut yang jernih bikin anda akan baper.
Pantai Salura ini terletak di pulau Salura. Pulau Salura ini merupakan salah satu pulau terluar di wilayah Selatan Indonesia. Pulau ini termasuk dalam satu pemerintahan desa yaitu Desa Praisalura di Kecamatan Karera, Kabupaten Sumba Timur, Propinsi Nusa Tenggara Timur.
• Paroki Poka dan Yayasan Ayo Indonesia Lakukan Ini Bagi Penyandang Disabilitas
Dengan demikian desa ini berbatasan langsung dengan Samudra Hindia dan wilayah laut Australia di sisi sebelah selatan. Ada tiga pulau yang masuk dalam wilayah desa itu yakni Pulau Salura, Kotak dan Pulau Mangkudu
Dari ketiga pulau yang masuk wilayah desa Praisalura ini, hanya pulau Salura saja yg dihuni oleh manusia. Mata Pencaharian masyarakat disana adalah nelayan dan sebagian kecil berkebun.
• Simak Pesan Bupati Malaka Saat Melantik 76 Pejabat Eselon, Siapa Saja Mereka?
Di pantai Salura, selain menyuguhkan keindahan pasir putih dan birunya air laut yang jernih, dari pantai Salura anda juga bisa menikmati sinar sunset pada sore hari yang akan memikat hati anda.
Bukan hanya itu saja dari pantai Salura anda juga dapat menyaksikan indahnya pulau Kotak dengan jarak sekitar 100-200 meter dan pulau Mengkudu. Dari pantai ini juga anda bisa memenikmati aktifitas para nelayan sedang mencari ikan baik pada siang hari maupun malam hari.
Anda juga bisa bersantai dibawa pohon cemara yang rindang yang tumbuh menghiasi sepanjang bibir pantai itu, yang bikin anda tergoda untuk berlama-lama disana.
Jarak dari pusat Kota Waingapu, Ibu Kota Kabupaten Sumba Timur menuju ke Salura ini terbilang sangat jauh dan membutuhkan adrenali kuat dan fisik yang prima. Sebab jalan yang anda lintasi penuh ekstrim.
Anda membutuhkan waktu sekitar 5 jam perjalanan darat dari Kota Waingapu menuju Desa Praimadita di Kecamatan Karera dengan jarak sekitar 90 Km. Kondisi jalan ini sebagian besar rusak berat dan kondisi topografis jalan pun berkelok-kelok dan penuh tebing dan curam.
Namun anda yakin, meskipun badan anda terasa cape dan penuh dengan ketakutan, namun anda akan tetap terhibur sebab sepanjang perjalan yang anda lalui ini terbentang padang bukit savana yang indah.
Setiba di pantai Praimadita, Desa setempat anda akan menyeberang menuju pantai Salura dengan menggunakan perahu motor. Perjalanan anda memakan waktu sekitar 30-40 menit menlintasi selat Salura.
Namun perjalanan ini lebih ekstrim dan butuh adrenali tinggi, sebab saat anda menaiki perahu sampan karena belum ada pelabuhan, untuk menyeberang untuk ganti ke perahu motor, anda akan melewati celah kecil antara ombak bersebelah-menyebela yang tinggi. Jarak gerbang untuk dileweti itu hanya sekitar 10 meter.
Konon katanya jika ada perhitungan salah dari nakoda perahu, maka ombak tertutup dan bisa menghempas anda bersama dengan perahu. Namun yakin setelah anda mulus melewati dan sudah naik ke atas perahu motor dari sampan kecil anda akan terobati sebab selama perjalanan anda akan menyaksikan ikan lumba-lumba bermain-main di atas permukaan air laut dan indahnya daratan Pulau Sumba, dan tiga pulau tersebut di Desa Salura.
Disana juga belum ada rumah makan apalagi restorant, sehingga disarankan anda untuk bawa bekal sesuai kesukaanmu secukupnya. Disana juga belum ada tempat penginapan seperti Home Stay, Vila apalagi Hotel, namun anda bisa nginap di rumah warga di dekat pantai itu.
Masyarakat disana sangat baik dan ramah dengan siapa Saja yang datang yang penting hargai tradisi dan adat budaya masyarakat setempat. Mari berwisata ke Pantai Salura. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/tribun-wiki-pantai-salura-sumba-timur-suguhkan-pasir-putih-dan-birunya-laut.jpg)